Pelayanan Kapal Lebaran 2026 Tanjung Perak Siap Layani Lonjakan Penumpang dengan 39 Armada

Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, bersiap menghadapi lonjakan pemudik dengan Pelayanan Kapal Lebaran 2026 Tanjung Perak yang melibatkan 39 armada dan fasilitas terminal yang telah ditingkatkan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pelayanan Kapal Lebaran 2026 Tanjung Perak Siap Layani Lonjakan Penumpang dengan 39 Armada
Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, bersiap menghadapi lonjakan pemudik dengan Pelayanan Kapal Lebaran 2026 Tanjung Perak yang melibatkan 39 armada dan fasilitas terminal yang telah ditingkatkan. (AntaraNews)

Manajemen Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, telah menyiapkan pelayanan optimal untuk periode angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 39 unit armada kapal akan melayani penumpang yang diprediksi meningkat signifikan.

Armada tersebut terdiri dari 11 kapal penumpang, 27 kapal RO-RO, dan satu kapal perintis, yang dioperasikan oleh enam operator berbeda. Kesiapan ini merupakan bagian dari upaya PT Pelindo Multi Terminal untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik.

Ana Adiliya, Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, menegaskan bahwa seluruh fasilitas di terminal telah siap beroperasi. Peningkatan fasilitas dan koordinasi dengan berbagai pihak menjadi kunci utama dalam menghadapi periode sibuk ini.

Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) di Pelabuhan Tanjung Perak telah mengkonfirmasi kesiapan penuh dalam menyambut lonjakan penumpang selama periode Lebaran 2026. Sebanyak 39 unit armada kapal telah disiapkan, mencakup 11 kapal penumpang, 27 kapal RO-RO, dan satu kapal perintis.

Armada ini akan dioperasikan oleh enam operator laut yang berbeda, menunjukkan kolaborasi lintas perusahaan untuk kelancaran angkutan. Ana Adiliya dari PT Pelindo Multi Terminal memastikan seluruh fasilitas terminal, mulai dari sandaran kapal hingga ruang tunggu, siap beroperasi.

Untuk kenyamanan pemudik, pihak GSN juga telah menambah ruang tunggu sementara dan titik buffer untuk kendaraan pengantar atau muatan kapal. Fasilitas tambahan seperti tiga unit playground dan tiga titik water station juga disediakan.

Perhatian khusus diberikan kepada pemudik prioritas, termasuk lansia, difabel, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, dengan penyediaan fasilitas khusus. Langkah-langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi keterlambatan dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Pada periode 6 Maret hingga 5 April 2026, Terminal Gapura Surya Nusantara memproyeksikan kenaikan jumlah penumpang sekitar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini diperkirakan mencapai 248.711 orang pada tahun 2026, meningkat dari 236.868 penumpang pada tahun 2025.

Rute-rute favorit yang menjadi tujuan utama para pemudik dari Tanjung Perak meliputi Makassar, Balikpapan, Lembar, Kumai, dan Sampit. Data realisasi dari H-15 hingga H-8 Lebaran 2026 menunjukkan kenaikan signifikan.

Jumlah penumpang angkutan laut pada periode tersebut naik 17,40 persen, dari 57.595 menjadi 67.618 jiwa, dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Kedatangan penumpang tertinggi tercatat sebanyak 8.235 jiwa pada H-8 Lebaran, sementara keberangkatan terbanyak mencapai 4.695 jiwa pada H-11.

Pelabuhan Balikpapan menjadi daerah asal penumpang tiba terbanyak di Tanjung Perak, dengan 12.501 jiwa atau 26,71 persen dari total penumpang turun. Sementara itu, tujuan keberangkatan terbanyak adalah Pelabuhan Lembar, dengan 4.571 jiwa atau 22,28 persen dari total.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, turut mengkonfirmasi proyeksi kenaikan penumpang sebesar lima persen untuk Lebaran 2026. Kenaikan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan laut.

Selama periode H-15 hingga H-8 Lebaran 2026, total kunjungan kapal tercatat sebanyak 124 kapal tiba dan 123 kapal berangkat, dengan rata-rata 16 kapal per hari. Angka ini mencerminkan aktivitas pelabuhan yang padat selama musim mudik.

PT Dharma Lautan Utama menjadi perusahaan angkutan laut dengan jumlah penumpang terbanyak, mengangkut 36.843 jiwa atau 54,49 persen dari total keseluruhan penumpang. Kontribusi operator ini sangat vital dalam mendukung kelancaran arus mudik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi