NTB Siapkan 30 Ribu Pasokan Sapi Kurban untuk Penuhi Kebutuhan Jabodetabek
Pemerintah Provinsi NTB memastikan ketersediaan 30 ribu Pasokan Sapi Kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1447 H, khusus memenuhi permintaan wilayah Jabodetabek. Pengiriman awal dilakukan untuk menghindari penumpukan di pelabuhan.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyiapkan 30 ribu ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kesiapan ini merupakan upaya daerah dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban secara nasional.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi, menyatakan bahwa jumlah tersebut secara khusus dialokasikan untuk memenuhi permintaan dari Jabodetabek. Penambahan kuota sapi ini menunjukkan komitmen NTB sebagai salah satu lumbung ternak nasional.
Pengiriman sapi kurban ini telah dimulai lebih awal untuk mengantisipasi potensi penumpukan di pelabuhan, seperti yang sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Strategi logistik ini bertujuan memastikan kelancaran distribusi hingga tujuan akhir.
Strategi Pengiriman dan Regulasi Kuota Sapi Kurban
Awalnya, NTB menyiapkan 21 ribu ekor sapi, namun terjadi penambahan permintaan sebanyak 9.000 ekor sapi dari Sumbawa, sehingga total menjadi 30 ribu ekor. Para pengusaha ternak telah memulai pengiriman menggunakan jalur darat dengan truk tronton dari Bima, Lombok, hingga Surabaya.
Langkah pengiriman sapi lebih awal ini merupakan antisipasi untuk menghindari kepadatan di area pelabuhan seperti Pelabuhan Poto Tano di Kabupaten Sumbawa Barat dan Pelabuhan Gili Mas di Lombok Barat. Penjadwalan pengiriman yang teratur diharapkan mampu mencegah antrean panjang truk pengangkut sapi menjelang Idul Adha.
Pengaturan pengeluaran sapi ini didasarkan pada Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-649 tahun 2025. Keputusan tersebut mengatur tentang Kuota Pengeluaran Sapi dan Kerbau Pedaging Dalam dan Luar Daerah serta Pemasukan Sapi di NTB tahun 2026.
Rincian Kuota Distribusi Sapi dan Kerbau dari NTB
Secara keseluruhan, kuota pengeluaran sapi pedaging dari NTB untuk tahun 2026 mencapai 52.517 ekor, sedangkan kuota kerbau adalah 2.550 ekor. Distribusi ini mencakup berbagai daerah tujuan, baik di dalam maupun luar NTB.
Kabupaten Bima menjadi penyumbang kuota sapi terbanyak dengan 17.500 ekor, diikuti oleh Sumbawa dengan 17.000 ekor, Dompu 13.500 ekor, Kota Bima 3.317 ekor, dan Sumbawa Barat 200 ekor. Sisa 1.000 ekor sapi dikirim dari Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Sumbawa Barat.
Untuk kerbau, total 2.550 ekor dikirim keluar daerah, dengan tujuan terbanyak ke Surabaya sebanyak 1.400 ekor. Daerah lain yang menerima pasokan kerbau meliputi Dompu 300 ekor, Sumbawa 200 ekor, Sumbawa Barat 200 ekor, Kabupaten Bima 200 ekor, dan Kota Bima 50 ekor.
Muhammad Riadi menambahkan bahwa kuota pengeluaran sapi tahun 2026 ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2025 yang hanya 49.254 ekor sapi. Namun, kuota kerbau tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.580 ekor.
Sumber: AntaraNews