Masyarakat Beli LPG 3 Kg Bakal Dicatat Lewat Aplikasi
Heppy mengatakan, aplikasi MAP nantinya akan mendata penyaluran LPG 3 kg hingga ke sisi konsumen, tak lagi hanya di tingkat pangkalan.
PT Pertamina Patra Njaga bersama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan pembaharuan aplikasi Merchant Application Pertamina (MAP). Untuk mencatat pembelian LPG 3 kg di tingkat subpangkalan.
"Saat ini kita terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk membuat sistem digital yang hampir sama dengan MAP ya. Tapi ini sedikit lebih sederhana," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari kepada media di Jakarta, dikutip Jumat (9/5).
Heppy mengatakan, aplikasi MAP nantinya akan mendata penyaluran LPG 3 kg hingga ke sisi konsumen, tak lagi hanya di tingkat pangkalan. Nantinya, pihak subpangkalan pun diberi kewenangan untuk mencatat pembeli lewat aplikasi tersebut.
"Jadi kemarin pengangkatan pengecer jadi subpangkalan ini kan sebuah semangat yang pertama untuk pemerataan distribusi, agar lebih mudah dan mudah dijangkau oleh masyarakat," imbuh dia.
Selain ada tugas untuk subpangkalan, Pertamina Patra Niaga juga ingin menerapkan program penyaluran tabung gas melon tepat sasaran. Sehingga, secara sistem itu akan dimudahkan bagi subpangkalan selaku agen.
"Dengan adanya pengangkatan subpangkalan, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Kementerian EsDM untuk membuat sistem seperti MAP. Tetap basisnya adalah sistem digital yang memang lebih sederhana dan bisa lebih mudah dipahami oleh subpangkalan," tuturnya.
Terdata Hingga Konsumen Akhir
Selain di tingkat penyalur, Pertamina Patra Niaga juga ingin mendeteksi distribusi tabung gas LPG 3 kg hingga ke konsumen akhir melalui MAP. Sehingga, konsumen pun wajib tercatat di dalamnya.
"Memang nanti seluruh konsumen ini mau enggak mau harus terdata. Jadi kalau selamanya di pengecer kan kita enggak terdata sampai end konsumen ya," ungkap Hepy.
"Terdatanya hanya berhenti di pengecernya. Ke depan, memang subpangkalan ini harus bisa mencatat pembeli-pembeli yang melalui subpangkalan ini," pungkas dia.