Manfaatkan Momen Ramadan, Bank Raya Pecut Pertumbuhan UMKM Digital
Festival Sundown Markette akan diadakan sepanjang bulan Ramadan tahun 2026.
Sundown Markette Festival kembali digelar dalam menyambut bulan Ramadan tahun 2026. Festival kali ini mengambil tema 'Harmony of Togetherness' yang bertujuan untuk menciptakan ruang kolaborasi antara tenant, merek lokal, komunitas, dan budaya setempat.
Festival ini didukung oleh Bank Raya yang akan berlangsung selama bulan Ramadan dari tanggal 21 Februari hingga 14 Maret 2026, bertempat di Taman Softball Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Sundown Markette Festival menawarkan pengalaman Ramadan yang hangat, positif, dan penuh makna.
Festival ini diikuti oleh 55 tenant UMKM dan merek lokal yang menampilkan beragam kuliner, produk kreatif, bazar murah, konser musik, kegiatan olahraga bersama komunitas, talkshow, kajian ustadz, serta berbagai aktivitas keluarga yang dirancang untuk menciptakan momen kebersamaan dalam suasana senja Ramadan.
Pengunjung juga memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah umroh bagi dua orang pemenang dari AJ Travel Umroh.
"Sebagai bank digital, Bank Raya terus mendorong pengusaha lokal untuk meningkatkan daya saing, terutama melalui digitalisasi. Sebagai Ofcial Banking Partner, Bank Raya bersama Sundown Markette Festival mengajak masyarakat untuk menikmati kemudahan bertransaksi cashless, di samping itu juga para UMKM dapat menikmati kemudahan pengelolaan keuangan bisnis dengan menggunakan Aplikasi Raya," ujar Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra.
Kicky juga menambahkan bahwa di Sundown Markette Festival, Bank Raya menyediakan ekosistem transaksi yang inklusif untuk UMKM dan komunitas, sehingga masyarakat dapat merasakan pengalaman transaksi digital yang praktis sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi.
Sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong UMKM yang berdaya saing, Sundown Markette Festival juga bertekad untuk mengajak para UMKM menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Kebersihan Makanan dan Minuman
Seluruh tenant UMKM, bersama dengan penyelenggara, berkomitmen untuk menjaga kualitas dan kebersihan makanan serta minuman melalui pengawasan yang dilakukan secara berkala. Selain itu, mereka juga menerapkan sistem manajemen limbah yang terstruktur, yang mencakup proses dari pengumpulan hingga pengolahan sampah, termasuk pengelolaan minyak jelantah untuk mencegah pencemaran lingkungan. Upaya ini diambil untuk meminimalkan dampak negatif limbah terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
"Bank Raya akan terus memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia melalui beragam inovasi di Aplikasi Raya, guna terus mengambil peran dalam penguatan ekonomi digital di Indonesia," tutup Kicky.