KAI Purwokerto dan DJKA Kemenhub Pastikan Kesiapan Layanan Kereta Jelang Lebaran 2026
PT KAI Daop 5 Purwokerto bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan intensif lakukan ramp check untuk memastikan kesiapan layanan kereta Lebaran KAI Purwokerto, menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan telah melaksanakan pemeriksaan menyeluruh. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan layanan kereta api menjelang masa angkutan Lebaran 2026. Fokus utama adalah pemenuhan standar pelayanan minimum (SPM) demi keamanan dan kenyamanan pelanggan.
Pemeriksaan intensif atau ramp check ini berlangsung dari tanggal 10 hingga 12 Februari 2026 di wilayah kerja KAI Purwokerto. Langkah antisipasi ini diambil untuk menghadapi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi selama periode Lebaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjamin kelancaran operasional perjalanan kereta api di seluruh area Daop 5.
Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin, menyatakan bahwa pemeriksaan dilakukan secara detail. Fasilitas pelayanan dan unsur pendukung operasional di stasiun maupun di rangkaian kereta menjadi fokus utama. Ini dilakukan untuk memastikan setiap aspek memenuhi standar yang ditetapkan.
Detail Ramp Check di Area Stasiun
Tim gabungan KAI Purwokerto dan DJKA melakukan pengecekan menyeluruh di 10 stasiun yang termasuk dalam wilayah kerja Daop 5. Pemeriksaan ini mencakup berbagai fasilitas penting yang menunjang keselamatan dan kenyamanan penumpang. Aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam evaluasi ini.
Fasilitas keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), jalur dan petunjuk evakuasi, serta titik kumpul darurat diperiksa secara cermat. Nomor darurat juga dipastikan berfungsi dan mudah diakses oleh penumpang. Ini penting untuk respons cepat dalam situasi darurat.
Selain itu, kesiapan fasilitas kesehatan juga menjadi perhatian, meliputi ketersediaan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), kursi roda, dan tandu. Kualitas penerangan di seluruh area stasiun turut dievaluasi untuk memastikan visibilitas yang baik. Aspek keamanan seperti fungsi kamera pemantau (closed circuit television/CCTV) dan keberadaan petugas keamanan juga menjadi fokus.
Kelengkapan informasi pelayanan bagi penumpang di stasiun juga tidak luput dari pemeriksaan. Hal ini bertujuan agar penumpang mendapatkan informasi yang jelas dan akurat. Semua pemeriksaan ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2017.
Pemeriksaan Komprehensif di Rangkaian Kereta
Tidak hanya di stasiun, tim juga melakukan pemeriksaan mendalam terhadap sejumlah rangkaian kereta api yang akan beroperasi selama masa angkutan Lebaran. Fokus utama adalah memastikan kelayakan fasilitas keselamatan di dalam kereta. Ini penting untuk menjamin perjalanan yang aman bagi seluruh penumpang.
Fasilitas keselamatan vital seperti rem darurat, alat pemecah kaca, dan alat pemadam api ringan (APAR) diperiksa secara teliti. Informasi jalur evakuasi di dalam gerbong juga dipastikan jelas dan mudah dipahami oleh penumpang. Ketersediaan P3K di setiap rangkaian kereta juga dicek secara berkala.
Layanan pendukung lainnya seperti informasi kontak kondektur, kebersihan toilet, dan fungsi pengatur suhu udara (AC) juga menjadi bagian dari evaluasi. Tim juga memastikan ketersediaan fasilitas khusus bagi penyandang disabilitas. Ini mencerminkan komitmen terhadap pelayanan inklusif.
Kejelasan informasi relasi perjalanan dan penomoran tempat duduk penumpang turut diperiksa untuk menghindari kebingungan. Seluruh aspek ini dievaluasi untuk memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan lancar. Kesiapan layanan kereta Lebaran KAI Purwokerto menjadi prioritas utama.
Hasil dan Tindak Lanjut Menuju Lebaran 2026
Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin, menyampaikan hasil dari ramp check secara keseluruhan. Beliau menyatakan bahwa fasilitas pelayanan secara umum telah memenuhi ketentuan standar yang berlaku. Ini menunjukkan kesiapan awal yang baik dari KAI Purwokerto.
Meskipun demikian, beberapa temuan di lapangan telah diidentifikasi sebagai bahan tindak lanjut. Temuan-temuan ini akan segera disempurnakan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan secara maksimal menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Langkah-langkah perbaikan akan segera diimplementasikan untuk mengatasi setiap kekurangan yang ditemukan. KAI Purwokerto berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik. Ini demi memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh masyarakat yang menggunakan kereta api.
Sumber: AntaraNews