Hutama Karya Genjot Percepatan Pemeliharaan JTTS Jelang Mudik Lebaran 2026
PT Hutama Karya (Persero) bersama anak usahanya mempercepat pemeliharaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) demi kelancaran dan keselamatan pengguna jelang Mudik Lebaran 2026, dengan target rampung sebelum 10 Maret.
PT Hutama Karya (Persero) bersama anak usahanya, PT Hakaaston (HKA), tengah menggenjot percepatan pemeliharaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Langkah ini diambil menjelang periode mudik Lebaran 2026 untuk menjamin kelancaran dan keselamatan para pengguna jalan. Percepatan ini menjadi prioritas utama bagi badan usaha jalan tol tersebut.
Pemeliharaan intensif ini difokuskan pada ruas-ruas strategis JTTS yang vital bagi mobilitas masyarakat. Ruas Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (Terpeka) dan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) menjadi target utama pengerjaan. Tujuannya adalah memastikan kondisi jalan tetap prima saat puncak arus mudik.
Pelaksana Harian Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan bahwa pemeliharaan ini ditargetkan rampung sebelum 10 Maret 2026. Percepatan ini merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya dalam menjaga standar kualitas layanan jalan tol bagi seluruh pengguna.
Fokus Pemeliharaan di Ruas Strategis JTTS
Percepatan pemeliharaan yang dilakukan Hutama Karya berpusat pada ruas-ruas tol yang memiliki volume lalu lintas tinggi, terutama saat arus mudik. Dua ruas utama yang menjadi fokus adalah Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (Terpeka) dan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai). Pemilihan ruas ini didasarkan pada peran vitalnya dalam menghubungkan wilayah-wilayah penting di Sumatera.
Pada ruas Tol Pekanbaru-Dumai, pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan di dua titik spesifik. Lokasi tersebut meliputi KM 49+250 hingga KM 49+200 serta KM 78+856 sampai KM 78+760. Penanganan ini bertujuan untuk mengatasi potensi kerusakan yang dapat mengganggu kenyamanan berkendara.
Sementara itu, pada ruas Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, penanganan dilakukan pada sejumlah segmen yang tersebar. Segmen-segmen tersebut dimulai dari KM 188+542,50 hingga KM 330+404,00 di Jalur A. Perbaikan ini memastikan seluruh jalur utama siap digunakan dengan optimal.
Hamdani menjelaskan, “Pemeliharaan pada titik-titik tersebut ditargetkan rampung sebelum 10 Maret 2026. Percepatan ini merupakan langkah badan usaha jalan tol untuk menjaga standar kualitas layanan jalan tol.” Pernyataan ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap kualitas infrastruktur.
Prioritas Utama Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan
Direktur Operasi PT Hakaaston, Martin Nababan, menegaskan bahwa percepatan pemeliharaan ini difokuskan untuk menjaga keandalan jalan tol. Tujuannya agar pengguna dapat berkendara dengan aman dan nyaman selama periode mudik Lebaran. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan.
“Keamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Karena itu perbaikan dilakukan lebih awal agar kondisi jalan tetap optimal saat periode mudik,” ujar Martin. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Hutama Karya dalam mempersiapkan infrastruktur jalan tol. Pemeliharaan ini memastikan kondisi perkerasan jalan tetap andal dan aman.
Kondisi jalan yang optimal sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat yang tinggi menjelang arus mudik Lebaran. Selain itu, pemeliharaan ini juga berperan penting dalam kelancaran distribusi logistik. Dengan begitu, aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Hutama Karya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. Perusahaan mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan rambu-rambu yang terpasang. Selain itu, mengikuti arahan petugas di lapangan juga penting demi keselamatan bersama.
Imbauan dan Informasi Penting untuk Pengguna Tol
Dalam upaya menjaga keselamatan dan kelancaran selama periode pemeliharaan dan mudik, Hutama Karya memberikan beberapa imbauan penting. Pengguna jalan diharapkan untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat krusial.
Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di sepanjang ruas tol. Rambu-rambu tersebut memberikan informasi penting mengenai kondisi jalan atau adanya pekerjaan di depan. Mengikuti arahan petugas di lapangan juga sangat disarankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Apabila pengguna jalan membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan keluhan, tersedia berbagai saluran komunikasi. Mereka dapat menghubungi call center masing-masing ruas tol yang dilalui. Alternatif lainnya adalah melalui akun resmi media sosial jalan tol Hutama Karya.
Langkah-langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Hutama Karya dalam memberikan pelayanan terbaik. Persiapan matang ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman mudik Lebaran 2026 yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.
Sumber: AntaraNews