Fakta Unik Ijen Green Trail Run 2025: Banyuwangi Jadi Magnet Sport Tourism Internasional
Ijen Green Trail Run 2025 sukses digelar di Banyuwangi, menarik ratusan pelari lokal dan mancanegara. Ajang ini memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism unggulan dengan lintasan menantang dan pemandangan memukau.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil menyelenggarakan ajang bergengsi Ijen Green Trail Run 2025 yang berlangsung selama dua hari, dari 6 hingga 7 September. Event ini menjadi salah satu agenda utama wisata olahraga atau sport tourism, menarik perhatian ratusan pelari baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Diselenggarakan di lereng Gunung Ijen dan Gunung Ranti, lomba lari lintas alam ini tidak hanya menawarkan tantangan fisik yang ekstrem, tetapi juga menyuguhkan panorama alam Banyuwangi yang memukau. Keindahan alam yang disajikan sepanjang lintasan menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta, menjadikan pengalaman berlari semakin berkesan.
Keberhasilan penyelenggaraan Ijen Green Trail Run 2025 ini sekaligus menegaskan komitmen Banyuwangi dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis olahraga. Ajang ini diharapkan dapat terus digelar secara rutin, memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia yang mampu menarik minat wisatawan dan atlet dari berbagai penjuru dunia.
Mengukuhkan Banyuwangi sebagai Destinasi Sport Tourism
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiadani, menyatakan bahwa keindahan dan kondisi alam Banyuwangi sangat layak dijadikan pusat sport tourism. Menurutnya, Banyuwangi tidak hanya tempat terbaik untuk olahraga sepeda, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mengembangkan olahraga lari.
“Keindahan dan kondisi alam Banyuwangi sangat layak dijadikan sport tourism, dan Banyuwangi tidak hanya tempat terbaik untuk olahraga sepeda, namun kami juga akan mengembangkan olahraga lari,” ujar Bupati Ipuk di Banyuwangi. Pernyataan ini menunjukkan visi pemerintah daerah untuk diversifikasi jenis olahraga yang dikembangkan.
Lebih lanjut, agenda wisata olahraga yang digelar di lereng Gunung Ijen dan Gunung Ranti ini juga membawa dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Event ini secara langsung menggerakkan sektor transportasi, penginapan, dan kuliner, memberikan multiplier effect bagi UMKM dan masyarakat lokal.
Partisipasi Global dan Pengakuan Asia Trail Master
Ajang Ijen Green Trail Run 2025 berhasil menarik partisipasi 378 pelari, menjadikannya event bertaraf internasional. Lintasan yang menantang di lereng Gunung Ijen dan Gunung Ranti menjadi daya tarik utama bagi para peserta yang mencari pengalaman lari yang berbeda.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan, menjelaskan bahwa ajang ini telah masuk dalam kalender Asia Trail Master. “Tercatat ada 37 runner asing dari 11 negara, selebihnya berasal dari berbagai kota di Indonesia,” kata Alfin, menunjukkan pengakuan internasional terhadap kualitas event ini.
Peserta asing yang meramaikan event ini cukup beragam, termasuk 12 pelari dari Singapura, enam dari Jepang, empat dari China, serta masing-masing tiga dari Malaysia dan Vietnam. Selain itu, ada juga pelari dari Brunei Darussalam, Filipina, Mesir, Prancis, Belanda, dan Jerman, memperkuat status internasional Ijen Green Trail Run.
Tantangan Lintasan dan Keindahan Alam Ijen-Ranti
Ijen Green Trail Run 2025 dibagi dalam empat kategori jarak yang berbeda, yaitu 8 km, 14 km, 25 km, dan 50 km. Setiap jalur dirancang untuk menghadirkan tantangan unik sekaligus panorama khas Banyuwangi yang memukau, mulai dari pegunungan yang menjulang, hutan yang rimbun, hingga trek ekstrem yang menguji ketahanan fisik para pelari.
Salah satu daya tarik utama lintasan adalah Gunung Ranti, yang terletak di kawasan Gunung Ijen. Dengan ketinggian 2.601 mdpl dan lokasi di barat daya Gunung Ijen, Gunung Ranti menghadirkan pemandangan indah yang menambah daya tarik lomba dan memberikan pengalaman visual yang tak terlupakan bagi para peserta.
Kombinasi antara tantangan fisik dan keindahan alam menjadikan Ijen Green Trail Run sebagai event yang sangat dinanti. Para pelari tidak hanya berkompetisi, tetapi juga berkesempatan menikmati kekayaan alam Banyuwangi secara langsung, menjadikannya pengalaman lari yang holistik dan berkesan.
Sumber: AntaraNews