Dorong Konsumsi Masyarakat, Pemerintah Beri 5 Paket Diskon Transportasi Selama Libur Sekolah
Tak hanya itu, pemerintah akan memangkas tarif transportasi darat, laut dan udara selama periode libur sekolah tahun ini.
Diskon tarif angkutan umum dan tol akan diberlakukan pemerintah guna mendorong ekonomi di daerah dan okupansi hotel selama musim libur sekolah Juni-Juli 2025. Tak hanya itu, pemerintah akan memangkas tarif transportasi darat, laut dan udara selama periode libur sekolah tahun ini.
"Holiday ini pemerintah meluncurkan 5 paket yaitu diskon transportasi kereta api 20 persen, kapal laut 50 persen PPN nya ditanggung pemerintah, kemudian tarif tol 20 persen. Saya juga sudah laporkan ke Menteri PU bahwa ada operator tol yang tidak seluruhnya di-diskon, tapi dipastikan semua memberi diskon di hari hari tertentu. Diharapkan diskon ini memberikan trafik antar kota dan juga mendorong kegiatan di perhotelan termasuk pesawat untuk PPN kelas ekonomi,” ungkap Airlangga di peluncuran program Holiday Sale 2025 di BSD, Tangerang Selatan, Jumat (13/6).
Menko Airlangga menegaskan juga terus mendorong kegiatan usaha di daerah termasuk gelaran great sale yang akan digelar di Jakarta, Solo dan Bandung.
"Kami mendukung beberapa kegiatan di daerah seperti Jakarta Great Sale, Solo Raya Great Sale dan Bandung Great Sale,” ungkap dia.
Menurut Airlangga, konsumsi domestik rumah tangga menopang ekonomi nasional dengan kontribusi mencapai 54,45 persen di triwulan pertama 2025.
"Terima kasih pak Menteri Perdagangan pak Badan Pangan. Kalau kita lihat komponen konsumsi rumah tangga di triwulan pertama masih baik 54,45 persen, kedepan kita tetap menjaga konsumsi dalam negeri," ungkap dia.
Salurkan Bansos
Selain itu, pemerintah kata Airlangga juga mendorong daya beli dengan bantuan sosial dan bantuan pangan bagi 18,3 juta keluarga penerima manfaat serta subsidi upah bagi pekerja dan bantuan penghasilan bagi tenaga guru honorer di sekolah swasta dan pemerintah.
"Rp300.000 per bulan untuk dua bulan dan juga 10 Kg beras untuk 18,3 juta kelompok keluarga penerima manfaat juga bantuan subsidi upah besarannya Rp300.000 per bulan bagi 17,3 juta pekerja bila mereka penghasilannya di bawah 3,5 juta dan 288.000 guru honorer dan 278.000 guru honorer di Kementerian jadi tentu ini diharapkan bisa mendorong daya beli padananya program diskon. Disamping itu diskon iuran jaminan kecelakaan kerja sebesar 50 persen untuk 2,7 jta pekerja dan pemerintah teus mendorong agar kegiatan ekonomi,” ujar dia.