Di Retret Gelombang Kedua, Kemendagri Ingin Kepala Daerah Terbiasa Rapat Pagi
Retret menjadi wadah untuk mendisiplinkan diri. Terutama, agar terbiasa melakukan rapat di pagi hari.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan upacara apel bagi peserta retret kepala daerah gelombang kedua, di Kantor Kemendagri, Jakarta, Minggu (22/6).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir, dalam arahannya mengatakan retret menjadi wadah untuk mendisiplinkan diri. Terutama, agar terbiasa melakukan rapat di pagi hari.
"Bapak-Ibu sekalian bahwa kegiatan orientasi ini bukan sebagai suatu kegiatan yang semata-mata fisik, tapi bertujuan yang pertama bahwa Bapak-Ibu sekalian sebagai Kepala Daerah dapat mendisiplinkan diri," kata Tomsi.
"Biasa sehari-hari ada yang nemenin, ada yang setrika, bersih-bersih sepatu. Sekarang ngurus sendiri, sama seperti dulu lagi. Kemudian dimulai yang biasa bangun siang, sekarang bangun pagi. Olahraga biar sehat. Itu juga untuk melatih supaya kita biasa rapat pagi," sambungnya.
Tomsi mengatakan, pelaksanaan retret juga akan diisi dengan berbagai narasumber. Dia berharap, agar materi yang disampaikan dapat bermanfaat bagi masyarakat di wilayah masing-masing.
"Harapannya bahwa dalam pelaksanaan orientasi ini betul-betul dapat bermanfaat, tentunya bagi peserta dan bagi masyarakat di daerahnya masing-masing," ujar dia.
Lebih lanjut, Tomsi juga menyampaikan, dalam pelaksanaan retret akan disampaikan rapor dari masing-masing kepala daerah.
Sehingga, masyarakat bisa mengetahui apakah kepala daerahnya sudah baik dalam menjalankan tanggung jawab atau tidak.
"Nah dan rapot ini, rapot ini ya rencananya atas arahan Bapak Mendagri akan diumumkan. Akan diumumkan sesuai dengan periode-periode tertentu tadi dengan mengundang kurang lebih beberapa ribu media massa. Kita undang, kita masukkan ke dalam Youtube, ya dalam link Zoom tertentu supaya masyarakatnya dapat menilai apakah kepala daerahnya berhasil atau tidak," imbuh Tomsi.