BI Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah ke Pelajar Sangihe Lewat Program Gasing
Bank Indonesia (BI) gencar melakukan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah kepada pelajar di Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui program Gasing yang Gampang, Asyik, dan Menyenangkan.
Bank Indonesia (BI) terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap uang Rupiah. Baru-baru ini, BI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah kepada ratusan pelajar di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kegiatan ini digelar pada Jumat, 30 Januari 2026, dengan menggunakan metode Gasing atau Gampang, Asyik, dan Menyenangkan.
Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah ini menyasar siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah kepulauan tersebut. Program ini bertujuan menanamkan pemahaman serta rasa bangga terhadap mata uang Rupiah sejak dini. Pendekatan kreatif yang digunakan diharapkan mampu membuat materi lebih mudah diterima oleh para pelajar.
Kepala BI Perwakilan Sulut, Joko Supratikto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Bank Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe. Selain itu, edukasi ini juga bertepatan dengan Upacara Adat Tulude Tahun 2026, menambah semarak perayaan di daerah tersebut.
Pendekatan Gasing dalam Edukasi Rupiah
Metode Gasing, yang merupakan akronim dari Gampang, Asyik, dan Menyenangkan, menjadi tulang punggung dalam pelaksanaan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah ini. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif dan berbasis logika, sehingga materi tentang uang Rupiah tidak hanya dipahami secara teoritis. Elemen musik, gerak, dan aktivitas fisik turut diintegrasikan untuk pengalaman belajar yang lebih menyenangkan.
Dalam kegiatan edukasi ini, Bank Indonesia menyelenggarakan berbagai lomba yang menarik. Di antaranya adalah Lomba defile, yel-yel, dan matematika Gasing yang berhasil menarik partisipasi dari 26 tim peserta jenjang SD dan 16 tim peserta jenjang SMP. Lomba-lomba ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga kreativitas dan kekompakan para pelajar.
Melalui pendekatan Gasing, BI berharap para siswa dapat lebih mudah memahami karakteristik dan pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Pembelajaran yang menyenangkan dan partisipatif ini menjadi kunci untuk membentuk generasi muda yang cinta dan bangga terhadap mata uang nasional.
Dukungan dan Apresiasi Pemerintah Daerah
Upaya Bank Indonesia dalam mengedukasi pelajar di Sangihe mendapat apresiasi positif dari pemerintah daerah setempat. Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyambut baik inisiatif BI untuk meningkatkan pemahaman Cinta Bangga Paham Rupiah kepada siswa di wilayahnya. Bupati menilai bahwa edukasi semacam ini sangat efektif.
Menurut Bupati Thungari, metode edukasi yang diterapkan BI akan memudahkan anak-anak dalam memahami dan mengerti tentang Rupiah. Bahkan, ia menambahkan bahwa orang dewasa pun secara tidak langsung ikut teredukasi melalui kegiatan ini. Dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program sosialisasi Rupiah.
Kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat. Dengan sinergi ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya Rupiah dapat tersebar luas, tidak hanya di kalangan pelajar tetapi juga seluruh lapisan masyarakat di Kepulauan Sangihe.
Komitmen BI dalam Sosialisasi Rupiah
Kepala BI Perwakilan Sulut, Joko Supratikto, menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus mengampanyekan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah. Kampanye ini akan dilakukan melalui pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan partisipatif. Fokus utama adalah menyasar para siswa agar mereka lebih paham dan cinta Rupiah sejak dini.
Program edukasi ini tidak hanya akan berhenti di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bank Indonesia berencana untuk memperluas jangkauan kegiatan serupa ke beberapa kabupaten lainnya di Sulawesi Utara. Hal ini menunjukkan keseriusan BI dalam memastikan bahwa setiap warga negara Indonesia memiliki pemahaman yang baik tentang mata uangnya.
Melalui berbagai inisiatif ini, BI berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih sadar dan bertanggung jawab dalam mengelola uang Rupiah. Pemahaman yang kuat tentang Rupiah akan berkontribusi pada stabilitas ekonomi dan penguatan kedaulatan finansial negara.
Sumber: AntaraNews