Berkembang Bersama BRILink Agen, Keluarga di Jepara Ini Sukses Buka Lapangan Kerja
Warung Concept yang semula bergerak di bidang percetakan kini turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Keberadaan BRILink Agen tidak hanya mempermudah akses keuangan masyarakat desa, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi keluarga pengelolanya. Hal ini dirasakan langsung oleh Owie, pemilik BRILink Agen Warung Concept di Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Sejak dirintis sekitar dua belas tahun lalu, usaha BRILink Agen yang dikelolanya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pendapatan dari usaha ini digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, membiayai pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi, serta membeli aset produktif.
Seiring berkembangnya usaha, Warung Concept yang semula bergerak di bidang percetakan kini turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Saat ini, usaha tersebut telah memiliki dua outlet dan melibatkan sejumlah karyawan dalam operasional sehari-hari.
"Dampak paling besar yang kami rasakan adalah kepercayaan masyarakat. Dari situ usaha kami tumbuh dan lapangan kerja tercipta. Alhamdulillah, BRILink Agen bisa mencukupi kebutuhan hidup hingga memberikan pendidikan anak ke perguruan tinggi," ujar Owie.
BRI apresiasi peran BRILink Agen
Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengapresiasi peran para mitra BRILink Agen yang tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga memberi dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Menurutnya, BRILink Agen telah menjadi mitra strategis yang tumbuh bersama masyarakat desa.
"Ketika agen mampu membangun kepercayaan, mengelola usaha secara konsisten, dan menopang kehidupan keluarganya, di situlah program inklusi keuangan memberikan makna yang sesungguhnya," kata Akhmad.
BRI dorong kemandirian ekonomi
Melalui BRILink Agen, BRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat, relevan, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa di berbagai daerah di Indonesia.