Sorot
{{caption}}
Makan Bergizi Digerogoti Korupsi

{{caption}}
Dicari KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Muncul Jelang Tengah Malam

{{caption}}
KPK Sita Ratusan Gram Emas Saat OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

{{caption}}
Megawati Diundang ke Dili untuk Terima Penghargaan Khusus

{{caption}}
Gerak Cepat Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi

{{caption}}
Prabowo Sebut MBG Bakal Jangkau 85 Juta Penerima dan Buka 3 Juta Pekerjaan

Topik Terkait
{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.653 Triliun di Kuartal I-2026

BI mencatat posisi ULN swasta pada kuartal I 2026 tercatat sebesar USD 191,4 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi pada kuartal IV 2025.

{{caption}}
Update Utang Luar Negeri Indonesia pada Februari 2026, Segini Nominalnya

Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

{{caption}}
Utang Luar Negeri RI Naik 1,7 Persen, Tembus Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2025 sebesar 1,8% (yoy). Perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Terus Naik, Kini Tembus Rp7.300 Triliun

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia November 2025, Simak Rincian Terbarunya Berikut Ini

Posisi ULN swasta tercatat sebesar USD 191,2 miliar pada November 2025, menurun dibandingkan dengan posisi Oktober 2025 sebesar USD 191,7 miliar.

{{caption}}
Data Terbaru: Utang Luar Negeri Indonesia Nyaris Mencapai Rp7.000 Triliun

Posisi utang luar negeri pemerintah pada triwulan II-2025 sebesar USD210,1 miliar atau tumbuh sebesar 10,0 persen (yoy).

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Terus Naik, Kini Tembus Rp7.000 Triliun

Pemanfaatan ULN terus diarahkan untuk mendukung program-program prioritas yang bertujuan menjaga stabilitas serta momentum pertumbuhan ekonomi.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia pada April 2025 Tembus Rp7.040 Triliun

Posisi ULN pemerintah pada April 2025 sebesar USD208,8 miliar atau tumbuh sebesar 10,4%.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Nyaris Tembus Rp7.000 Triliun, Buat Apa Saja?

Posisi utang pada November yang nyaris Rp7.000 triliun itu tumbuh sebesar 5,4 persen (YoY), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Oktober 2024.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp6.801 Triliun, Bank Indonesia: Struktur Utang RI Tetap Sehat

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.403 Triliun, Bank Indonesia: Masih Tetap Terkendali

Utang tersebut tumbuh sebesar 2,7 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sebesar 0,2 persen (yoy) pada triwulan I-2024.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.584 Triliun, BI: Masih Terkendali

Perkembangan ULN tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan aliran masuk modal asing pada SBN.

{{caption}}
OJK Pastikan Kebutuhan Valas Perbankan Terpenuhi Tanpa Picu Volatilitas Kurs

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan perbankan nasional memiliki ruang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan valas nasabah, menjaga stabilitas kurs, dan memastikan likuiditas valas tetap terjaga tanpa memicu volatilitas kurs.

{{caption}}
Cadangan Devisa Indonesia Februari 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Ketahanan Tetap Kuat

Bank Indonesia mencatat posisi Cadangan Devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 mengalami penurunan, namun masih berada di level tinggi dan cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

{{caption}}
Meski Susut, Cadangan Devisa Indonesia Aman: Cukup Biayai 6,2 Bulan Impor!

Bank Indonesia memastikan Cadangan Devisa Indonesia tetap aman meski menyusut, posisinya jauh di atas standar internasional dan cukup membiayai impor selama berbulan-bulan.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.886 Triliun

Di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih, utang luar negeri (ULN) Indonesia kembali mencatat kenaikan.

{{caption}}
Bank Dunia Sudah Wanti-Wanti Negara Berkembang Bisa Gagal Bayar Utang akibat Perang Dagang

Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global hanya akan mencapai 2,8% pada tahun 2025.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia di Februari 2025 Jadi Rp7.192 Triliun

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa pertumbuhan utang luar negeri (ULN) mengalami perlambatan.

{{caption}}
Stabilitas Rupiah: Pemerintah dan BI Perkuat Koordinasi Hadapi Pelemahan Nilai Tukar

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah pelemahan nilai tukar, dengan fokus pada fundamental ekonomi dan langkah-langkah intervensi pasar guna menghadapi gejolak spekulatif.

{{caption}}
Inflasi Kaltim Mei 2026 Terkendali, Ini Penyebab Kenaikan Tipis dan Upaya Pengendaliannya

Inflasi Kaltim Mei 2026 tercatat 0,17% (mtm) dengan kenaikan tahunan 3,04%, didorong transportasi namun diredam deflasi pangan, serta upaya TPID menjaga stabilitas harga.

{{caption}}
Pertumbuhan Ekonomi Jateng Kuat Didorong Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi

Bank Indonesia Jawa Tengah melaporkan pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,89 persen pada triwulan I 2026, ditopang kuatnya konsumsi rumah tangga dan investasi, melampaui rata-rata nasional.

{{caption}}
Pesona Tambun Bungai 2026: Kalteng Sukses Dorong Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Festival Pesona Tambun Bungai 2026 di Palangka Raya berhasil mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dengan memamerkan produk UMKM unggulan Kalteng.

{{caption}}
Kolaborasi BI dan Pemda Kalteng Dorong UMKM Naik Kelas, Perkuat Ekonomi Daerah

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah Kalimantan Tengah bersinergi dalam berbagai program untuk membantu UMKM Kalteng naik kelas, memperluas akses pasar, dan mendorong digitalisasi, demi penguatan ekonomi lokal.

{{caption}}
PIHPS: Harga Pangan Nasional Terkini, Cabai Rawit Tembus Rp82 Ribu dan Telur Ayam Rp30 Ribu

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru, menunjukkan lonjakan harga pangan nasional seperti cabai rawit merah yang mencapai Rp82.450/kg dan telur ayam ras Rp30.500/kg, menarik perhatian publik.