Airlangga Usulkan Insentif Fiskal Pemda Berprestasi Jaga Inflasi dan Digitalisasi Daerah
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan Insentif Fiskal Pemda yang sukses menjaga inflasi dan mengakselerasi digitalisasi daerah. Simak daftar penerima penghargaan!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan pemberian insentif fiskal kepada pemerintah daerah (Pemda). Insentif ini ditujukan bagi Pemda yang berprestasi dalam menjaga stabilitas harga dan mengakselerasi digitalisasi. Usulan tersebut disampaikan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta.
Airlangga menekankan pentingnya penghargaan bagi daerah yang menunjukkan kinerja terbaik pada dua bidang tersebut. Ia secara langsung meminta Presiden dan Menteri Keuangan untuk merealisasikan insentif ini. Dana sebesar Rp786 miliar telah disiapkan untuk dibagikan kepada Pemda penerima penghargaan.
Pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya Pemda mengendalikan inflasi dan mengembangkan ekosistem digital. Hal ini diharapkan dapat memotivasi daerah lain untuk meningkatkan kinerja mereka. Keberhasilan ini juga menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Inflasi Terkendali dan Peran Kebijakan Pemerintah
Airlangga Hartarto melaporkan bahwa inflasi Indonesia tetap terjaga rendah dan stabil dalam rentang sasaran target nasional. Realisasi inflasi pada Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86 persen (year-on-year/yoy). Angka ini berada dalam rentang sasaran target nasional 2,5±1 persen yang ditetapkan.
Pengendalian inflasi ini merupakan hasil konsistensi kebijakan suku bunga Bank Indonesia. Selain itu, dorongan kebijakan insentif fiskal Pemerintah turut mengarahkan ekspektasi inflasi. Sinergi kebijakan ini sangat krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil terus diterapkan secara efektif. Pemerintah juga mengimplementasikan strategi kebijakan utama 4K. Strategi ini mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Pemerintah tidak hanya menjalankan program reguler pengendalian inflasi. Berbagai stimulus ekonomi juga diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat. Ini termasuk program diskon transportasi, bantuan pangan, dan bantuan langsung tunai (BLT) Kesra.
Akselerasi Digitalisasi Daerah dan Dukungan Pemerintah
Selain fokus pada inflasi, pemerintah juga mengakselerasi transformasi digital di daerah. Langkah ini bertujuan memperkuat efektivitas kebijakan ekonomi secara keseluruhan. Digitalisasi menjadi kunci peningkatan layanan publik dan efisiensi.
Dukungan kebijakan percepatan dan perluasan digitalisasi Daerah (P2DD) telah mendorong perkembangan ekosistem digital. Hingga semester I 2025, sebanyak 501 pemerintah daerah telah memiliki ekosistem yang memadai. Ini mencakup regulasi, kanal, kesiapan sistem, serta dukungan Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Berbagai stimulus ekonomi disalurkan hingga akhir tahun untuk mendukung masyarakat. Program-program ini mencakup bantuan langsung tunai (BLT) Kesra. Ada juga program magang bagi lulusan perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing.
Apresiasi dan Sinergi untuk Kinerja Terbaik Pemda
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada para menteri dan jajaran terkait. Khususnya, Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) mendapat pujian. Sinergi dan rekonsiliasi mereka menghasilkan kebijakan pro-rakyat.
Presiden Prabowo menegaskan optimisme terhadap perekonomian nasional. “Perekonomian kita tetap optimis didukung oleh sinergi dan kerjasama di antara pengelola perekonomian,” ujarnya. Beliau menambahkan, “Satu tahun ini kita telah membuktikan kepada rakyat Indonesia hasil nyata, kerja keras, yang dapat kita banggakan.”
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2025 juga telah dilaksanakan. Acara ini bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi antarlembaga. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan.
Dalam acara tersebut, diberikan penganugerahan TPID Awards 2025 dan Championship TP2DD 2025. Penghargaan ini diberikan kepada Pemda yang menunjukkan kinerja terbaik. Berikut daftar lengkap pemenang penghargaan tersebut:
- TPID Award 2025:
- Kategori Provinsi Terbaik: Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Papua
- Kategori Kabupaten/Kota Terbaik: Kota Palembang, Kota Tasikmalaya, Kota Banjarmasin, Kota Palu, Kota Mataram
- Kategori Kabupaten/Kota Berprestasi: Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Lombok Timur
- Kategori Provinsi Terbaik: Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Kategori Kota Terbaik: Kota Payakumbuh, Kota Tangerang Selatan, Kota Balikpapan, Kota Makassar, Kota Kupang
- Kategori Kabupaten Terbaik: Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Lombok Timur
Sumber: AntaraNews