Ternyata Segini Harga Perjalanan ke Luar Angkasa, yang Berminat Siap-Siap Menabung
Temukan berbagai harga perjalanan wisata luar angkasa dari berbagai penyedia, serta faktor yang mempengaruhi biaya tersebut.
Perjalanan ke luar angkasa kini bukan lagi sekadar mimpi, melainkan menjadi kenyataan bagi mereka yang siap merogoh kocek dalam-dalam. Seiring dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata luar angkasa, berbagai perusahaan menawarkan paket perjalanan yang beragam. Namun, harga untuk menjelajahi angkasa sangat bervariasi, tergantung pada sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan.
Salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga perjalanan luar angkasa adalah durasi perjalanan. Misalnya, perjalanan suborbital yang hanya berlangsung selama 12 menit tentunya akan memiliki harga yang jauh lebih murah dibandingkan perjalanan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang berlangsung selama beberapa hari. Selain itu, jenis pesawat ruang angkasa yang digunakan dan layanan yang ditawarkan juga berkontribusi pada perbedaan harga tersebut.
Berbagai perusahaan luar angkasa menawarkan paket yang berbeda-beda, berikut adalah beberapa contoh harga yang telah dilaporkan:
Deep Blue Aerospace: Menawarkan Perjalanan Suborbital
Deep Blue Aerospace, sebuah perusahaan asal China, mengumumkan akan menawarkan perjalanan suborbital selama 12 menit dengan harga sekitar Rp 329 juta (USD 210.000) pada Oktober 2024. Perjalanan ini dijadwalkan mulai tersedia pada tahun 2027. Namun, sumber lain menyebutkan harga yang lebih tinggi, yakni sekitar Rp 3,2 miliar. Perbedaan harga ini mungkin disebabkan oleh perbedaan sumber informasi atau perubahan harga yang terjadi seiring waktu.
Virgin Galactic: Pengalaman Luar Angkasa Mewah
Virgin Galactic, yang dipimpin oleh Richard Branson, merupakan salah satu pelopor dalam industri pariwisata luar angkasa. Pada Agustus 2021, perusahaan ini membanderol tiket penerbangan luar angkasa mulai dari Rp 6,4 miliar (USD 450.000). Pengalaman ini menawarkan penumpang untuk merasakan beberapa menit di luar angkasa dengan pemandangan yang menakjubkan sebelum kembali ke Bumi.
Axiom Space: Misi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional
Axiom Space, yang bekerja sama dengan SpaceX, menawarkan perjalanan selama 14 hari ke ISS. Pada Januari 2024, harga untuk misi ini mencapai sekitar Rp 860 miliar (USD 55 juta) per orang. Namun, harga ini berlaku untuk misi yang disponsori pemerintah, bukan untuk individu yang membayar sendiri. Ini menunjukkan bahwa perjalanan luar angkasa tidak hanya untuk individu kaya, tetapi juga untuk lembaga yang ingin melakukan penelitian di luar angkasa.
Blue Origin: Keberanian untuk Mendaftar
Blue Origin, perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos, juga menawarkan perjalanan ke luar angkasa. Meskipun tidak ada harga resmi yang diumumkan, laporan menyebutkan bahwa pada tahun 2021, penawaran tertinggi untuk kursi di pesawat New Shepard mencapai sekitar Rp 470 miliar (USD 28 juta). Calon penumpang perlu membayar deposit sebesar Rp 2,5 miliar (USD 150.000) dan menulis esai 500 kata untuk mendaftar. Proses seleksi penumpang ini tampaknya mempertimbangkan faktor lain selain kemampuan finansial.
Perubahan Harga dan Biaya Tambahan
Perlu dicatat bahwa harga-harga yang disebutkan di atas dapat berubah sewaktu-waktu. Industri pariwisata luar angkasa masih relatif baru, dan harga tiket kemungkinan akan berfluktuasi seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya permintaan. Selain itu, harga yang tercantum biasanya hanya mencakup tiket perjalanan, dan belum termasuk biaya tambahan seperti:
- Akomodasi sebelum dan setelah perjalanan
- Asuransi perjalanan
- Biaya pelatihan sebelum penerbangan
- Biaya untuk pengalaman tambahan, seperti kegiatan di luar angkasa
Dengan semua faktor ini, calon penumpang harus mempertimbangkan dengan cermat sebelum memutuskan untuk terbang ke luar angkasa. Meskipun harga yang ditawarkan mungkin terasa sangat tinggi, pengalaman yang didapatkan saat menjelajahi angkasa bisa jadi sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.