Spesial Megawati Dapat Potongan Kue Pertama, Pelukan Hangat Istri Jenderal Jujur Hoegeng Ultah ke-100
Berikut momen spesial Megawati mendapat potogan kue pertama dan pelukan hangat dari istri Jenderal Hoegeng.
Istri Jenderal Hoegeng baru saja merayakan pertambahan usianya. Ulang tahun yang yang ke-100 tahun, kali ini tampaknya begitu spesial dengan kehadiran sosok mantan Presiden Indonesia.
Saking spesialnya, Presiden ke-5 Indonesia ini mendapatkan potongan kue pertama. Pelukan hangat juga diberikan kepada tamu spesial tersebut.
Lantas bagaimana momen spesial Megawati mendapat potogan kue pertama dan pelukan hangat dari istri Jenderal Hoegeng? Melansir dari akun Instagram bumegabercerita, Selasa (24/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Megawati Hadir di Ulang Tahun Istri Jenderal Jujur Hoegeng
Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani, tengah berbahagia. Ia baru saja merayakan momen pertambahan usianya yang ke-100 tahun. Perayaan ini tampak spesial dengan kehadiran Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri.
Tidak sendiri, Megawati datang bersama dengan sang putri sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani.
"Ibu Megawati Soekarnoputri menjadi tamu spesial dalam perayaan ulang tahun ke-100 istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani. Ibu Mega hadir bersama putrinya yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani," tulis dalam keterangan unggahan.
Dapat Potongan Kue Pertama
Saking spesialnya, Megawati juga mendapatkan potongan kue pertama. Bahkn, Ibu Meriyati Roeslani memberikan langsung potongan kue tersebut kepada Megawati.
Dalam unggahan terlihat, Megawati dan Ibu Meriyati Roeslani juga berpelukan dengan begitu hangat. Meskipun Ibu Meriyati terbaring di atas tempat tidur.
"Ibu Mega mendapat potongan kue ulang tahun pertama langsung dari Meriyati Hoegeng dalam acara yang digelar di kediaman keluarga Jenderal Hoegeng di kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (23/6/2025)," jelasnya.
Rupanya, momen ulang tahun Ibu Meriyati Roeslani ini sekaligus menjadi acara peluncuran buku yang ditulis oleh sang cucu, Krisnadi Ramajaya Hoegeng. Pria yang akrab disapa Rama ini meluncurkan sebuah buku spesial khusus untuk sang nenek di hari ulang tahunnya.
Megawati Turut Kontribusi dalam Penulisan Buku
Buku tersebut diketahui berjudul 'Meriyati Hoegeng, 100 Tahun Langkah Setia Pengabdian'. Dijelaskan bahwa Rama Hoegeng menyusunnya dengan mengumpulkan kliping, artikel serta cerita dari orang-orang terdekat keluarga Jenderal Hoegeng.
Tak disangka, Megawati juga dikatakan turut berkontribusi dalam pembuatan buku tersebut.
"Kepada Ibu Mega, eyang Meriyati menuliskan sebuah pesan penuh makna disampul buku tersebut. “Untuk Mega Tercinta, berikut buku kenang-kenangan dariku, semoga berkenan. Salam manis,” tulis eyang Meriyati dengan tanda tangannya.
"Jenderal Hoegeng merupakan tokoh polisi yang dikenal karena keteladanannya, jujur, bersahaja dan berjiwa patriot. Pria kelahiran Pekalongan ini menjabat sebagai Kapolri ke-5 pada periode tahun 1968-1971.Sikap Jenderal Hoegeng yang menjadi polisi jujur masih terus dikenang oleh masyarakat Indonesia hingga kini," tutupnya.