Samsung Galaxy S25 Edge Segera Diluncurkan, Harganya Setara dengan Motor Matic
Samsung Galaxy S25 Edge akan segera dirilis dengan desain paling ramping yang pernah ada dalam seri Galaxy.
Bocoran terbaru mengenai Samsung Galaxy S25 Edge kembali muncul ke publik. Kali ini, informasi yang beredar tidak hanya mengenai jadwal peluncuran, tetapi juga menyentuh soal kemungkinan harga dari smartphone tersebut.
Menurut laporan yang dikutip dari Sammy Fans pada Sabtu (26/4/2025), media Korea Selatan, FNNews, mengungkap bahwa harga Galaxy S25 Edge diperkirakan mulai dari USD 1.099 atau sekitar Rp 17,6 juta di pasar Amerika Serikat. Sementara itu, di negara asalnya, Samsung akan menjual perangkat ini dengan harga awal 1,5 juta won, yang setara dengan sekitar Rp 18 juta.
Harga tersebut dianggap wajar, mengingat Samsung akan meluncurkan inovasi baru melalui Galaxy S25 Edge. Diketahui bahwa perangkat ini akan menjadi Galaxy dengan desain bodi paling tipis yang pernah ada.
Smartphone ini memiliki ketebalan hanya 5,84mm, yang dipadukan dengan rangka titanium dan bodi keramik. Selain itu, perangkat ini dilengkapi layar AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Untuk performa, HP Samsung ini akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite.
Galaxy S25 Edge akan hadir dalam dua varian penyimpanan, yaitu 256GB dan 512GB, keduanya didukung oleh RAM 12GB. Dalam hal fotografi, perangkat ini mengusung kamera utama 200MP tanpa lensa telefoto, untuk menjaga desain bodi yang ultra-tipis. Selain itu, terdapat kamera ultrawide 12MP atau 50MP, serta kamera selfie 12MP sebagai pelengkap.
Peluncuran Galaxy S25 Edge Ditunda hingga Akhir Mei 2025
Awalnya direncanakan untuk dirilis pada 15 April 2025, Samsung kini dilaporkan telah menunda peluncuran ponsel Android terbarunya hingga akhir Mei 2025. Mengutip GSM Arena pada Kamis (10/4/2025), peluncuran Galaxy S25 Edge ini akan berlangsung secara terbatas dan hanya tersedia di dua negara, yaitu China dan Korea Selatan.
Berbeda dengan acara fisik berskala internasional seperti Galaxy Unpacked, peluncuran perdana Galaxy S25 Edge akan dilakukan secara online. Beberapa pihak berspekulasi bahwa keputusan Samsung untuk tidak mengadakan peluncuran besar-besaran ini disebabkan oleh perubahan manajemen internal di perusahaan, serta kebutuhan untuk melakukan pengujian pasar yang lebih terbatas sebelum peluncuran secara global.
Menurut analisis pasar, pengguna di Eropa dan negara lain mungkin harus menunggu hingga Juni 2025 atau bahkan lebih lama untuk dapat membeli dan menggunakan ponsel ini. Walaupun peluncuran awal Galaxy S25 Edge hanya terbatas pada dua negara, antusiasme terhadap ponsel ini tetap sangat tinggi.
Galaxy S25 Edge Berhasil Memenuhi Persyaratan TKDN
Galaxy S25 Edge telah resmi mendapatkan sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan siap diluncurkan di Indonesia. Menurut pengamatan tim Tekno Liputan6.com pada Kamis (27/3/2025), ponsel dengan kode model SM-S937B telah terdaftar di situs Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang dikelola oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Dengan nilai TKDN sebesar 36,80 persen, Galaxy S25 Edge dipastikan akan segera tersedia di pasar Indonesia.
Untuk diketahui, Samsung memperkenalkan Galaxy S25 Edge dalam acara Galaxy Unpacked 2025 yang berlangsung pada bulan Januari lalu. Daya tarik utama dari ponsel Android ini adalah desainnya yang super tipis dan ringan. Bobot Galaxy S25 Edge hanya 162 gram, menjadikannya lebih ringan dibandingkan dengan Galaxy S25 reguler. Selain itu, ketebalan bodi ponsel ini hanya sekitar 5,84mm, yang menambah kesan elegan dan modern pada perangkat ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3467627/original/096645200_1622204840-hl_5g.jpg)