Rekam Jejak Roesan Roeslani dari Pebisnis Hingga jadi CEO Danantara, Punya Kekayaan Ratusan Miliar Rupiah
CEO Danantara, Rosan Roeslani, memiliki rekam jejak panjang di dunia bisnis dan pemerintahan Indonesia, dengan kekayaan mencapai Rp 864 miliar.
Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani saat ini ramai jadi sorotan usai ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan BPI Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin pagi, 24 Februari 2025. Danantara adalah badan pengelola investasi strategis yang mengonsolidasikan dan mengoptimalkan aset negara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Rosan menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang dipercaya untuk memimpin Danantara. Sosok yang dikenal luas sebagai pebisnis berpengalaman dan mantan Wakil Menteri BUMN ini, diperkirakan memiliki kekayaan mencapai Rp 864 miliar. Simak ulasannya:
Karier Cemerlang Rosan Roeslani
Sebelum masuk ke pemerintahan, Rosan telah membangun karier yang gemilang di dunia bisnis. Ia dikenal sebagai sosok berpengaruh di kancah perekonomian nasional, dengan pengalaman luas di berbagai sektor.
Sebagai seorang pebisnis, Rosan telah menorehkan sejumlah prestasi signifikan. Ia memiliki jejak karier yang panjang dan beragam, menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan mengelola bisnis.
Kesuksesannya ini berkontribusi pada kekayaannya yang diperkirakan mencapai angka fantastis, yaitu Rp 864 miliar. Selain di dunia bisnis, Rosan juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN.
Rekam Jejak Rosan Roeslani
Rosan Roeslani menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Administrasi Bisnis di Oklahoma State University, Amerika Serikat, pada 1993. Kemudian, ia melanjutkan studi dan meraih gelar MBA dari Antwerpen European University, Belgia, pada 1996.
Kariernya di dunia bisnis dimulai dengan mendirikan PT Republik Indonesia Funding (Finance Indonesia) pada 1997. Perusahaan ini kemudian berkembang menjadi Recapital, sebuah perusahaan investasi yang berhasil mengukir namanya di dunia keuangan.
Sepanjang perjalanan kariernya, Rosan pernah menempati sejumlah posisi strategis di perusahaan besar, antara lain:
- Presiden Komisaris PT Bank Tabungan Pensiun Indonesia Tbk (Bank BTPN)
- Komisaris di Kaltim Prima Coal
- Komisaris di TV One
Di luar aktivitas korporasi, Rosan aktif dalam organisasi pengusaha nasional. Ia terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk periode 2015-2021.
Pada Oktober 2021, ia dipercaya menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Namun, posisinya tersebut tidak bertahan lama karena pada Juli 2023, Rosan kembali ke Indonesia untuk menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dan Wakil Komisaris Utama Pertamina.
Sosoknya semakin dikenal luas saat dia dipercaya menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Setelah menyelesaikan tugas tersebut, ia mengundurkan diri dari posisinya di BUMN.
Sejak Agustus 2024, Rosan menduduki posisi Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
Harta Kekayaan Rosan Roeslani
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Rosan mencapai Rp860,71 miliar per akhir 2023. Forbes juga mencatatnya sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.
Dia berada di peringkat ke-87 dengan total kekayaan sebesar 450 juta dolar AS pada 2021. Berikut adalah rincian kekayaan Rosan Perkasa Roeslani:
Tanah dan bangunan Total (Rp511,19 miliar)
Rosan Perkasa Roeslani memiliki sejumlah aset tanah dan bangunan dengan total nilai Rp511,19 miliar.
Alat transportasi dan mesin (Rp3,12 miliar):
- Mobil Toyota Alphard 2.5 G A/T 2015 - Rp680 juta
- Mobil Lexus LM35 A/T 2020 - Rp2,18 miliar
- Motor Piaggio Vset 4 - 150 2001 - Rp9,5 juta
- Mobil VW 1962 (hibah tanpa akta) - Rp250 juta
- Harta bergerak lainnya: Dengan total nilai sebesar Rp18,10 miliar.
Surat berharga: Mencapai Rp17,82 miliar.
Kas dan setara kas: Bernilai Rp61,7 miliar.
Harta lainnya: Dengan nilai total mencapai Rp248,80 miliar.
Dengan demikian total kekayaan Rosan Perkasa Roeslani tercatat sebesar Rp860,71 miliar, yang terdiri dari aset tanah dan bangunan, alat transportasi, surat berharga, kas dan setara kas, serta harta lainnya.