Kumpulan Kata Bijak Bahasa Jawa Menggunakan Kromo Inggil yang Penuh Makna
Kata bijak bahasa Jawa kromo inggil yang sarat makna dan filosofi.
Kata-kata bijak bahasa Jawa menggunakan kromo inggil mengandung pesan moral dan filosofi kehidupan yang mendalam. Meskipun berasal dari budaya Jawa, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya bersifat universal dan dapat diterapkan oleh siapa saja.
Dengan merenungkan dan menerapkan pesan-pesan bijak tersebut, diharapkan kita dapat menjalani kehidupan dengan lebih bijaksana, sabar, dan penuh makna. Bahasa Jawa kromo inggil merupakan tingkatan tertinggi dalam sistem komunikasi masyarakat Jawa.
Kata-kata bijak dalam bahasa Jawa kromo inggil sering mengandung pesan moral dan filosofi kehidupan yang mendalam. Berikut ini kata bijak bahasa Jawa kromo inggil beserta artinya yang dapat menjadi sumber inspirasi dan renungan:
Kata Bijak tentang Kehidupan
- Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu. (Hidup itu terus berjalan bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu agar nasibmu baik)
- Sepi ing pamrih, rame ing gawe, banter tan mblancangi, dhuwur tan nungkuli. (Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih, cepat tanpa harus mendahului, tinggi tanpa harus melebihi)
- Urip iku urup. (Hidup itu hendaknya menyala atau memberi manfaat bagi orang lain di sekitar)
- Nrimo ing pandum. (Menerima apa adanya pemberian Tuhan)
- Aja adigang, adigung, adiguna. (Jangan mengandalkan kekuatan, kekuasaan dan kepandaian)
Kata Bijak tentang Kesabaran
- Sabar iku lire momot kuat nandhang sakening coba lan pandhadharaning urip. (Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup)
- Wong sabar rejekine jembar, ngalah urip luwih berkah. (Orang sabar rezekinya luas, mengalah hidup lebih berkah)
- Sabar iku ingaran mustikaning laku. (Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan)
- Datan serik lamun ketaman, datan susah lamun kelangan. (Jangan mudah sakit hati manakala musibah menimpa diri, jangan sedih manakala kehilangan sesuatu)
- Alon-alon waton klakon. (Pelan-pelan asal tercapai)
Kata Bijak tentang Kerendahan Hati
- Ambeg utomo, andhap asor. (Selalu jadilah yang utama, namun harus selalu rendah hati)
- Aja rumangsa bisa, nanging kudu bisa rumangsa. (Jangan merasa bisa, tapi harus bisa merasakan)
- Lembah manah lan andhap asor. (Rendah hati dan sopan santun)
- Aja dadi kacang kang lali kulite. (Jangan jadi orang yang melupakan asal-usulnya)
- Aja gumunan, aja getunan, aja kagetan, lan aja aleman. (Jangan mudah terheran-heran, jangan mudah menyesal, jangan mudah terkejut-kejut dan jangan mudah manja)
Kata Bijak tentang Kerja Keras
- Sapa wani rekasa, bakal nggayuh mulya. (Siapa pun yang bersungguh-sungguh dalam usahanya pasti akan meraih kemuliaan)
- Gliyak-gliyak tumindak, sareh pakoleh. (Upaya yang dilakukan perlahan, tapi akhirnya tujuannya akan tercapai)
- Ngundhuh wohing pakarti. (Apa pun yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang sepadan)
- Nek wes niat kerjo iku ojo golek perkoro, nek wes diniati golek rejeki iku ora usah golek rai. (Kalau sudah niat bekerja itu jangan cari perkara, kalau sudah diniati cari rezeki itu tidak usah cari muka)
- Urip iku koyo kopi, yen ndak iso nikmati rasane panggah pait. (Hidup itu bagaikan secangkir kopi, jika kalian tidak bisa menikmatinya yang dirasa hanyalah pahit)
Kata Bijak tentang Keikhlasan
- Narimo ing pandum. (Menerima atas apa yang diberikan oleh Tuhan)
- Nek wes onok sukurono, nek durung teko entenono, nek wes lungo lalekno, nek ilang iklasno. (Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang ikhlaskan)
- Gusti Allah mboten sare. (Tuhan tidak pernah tidur)
- Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo. (Lakukan yang kita bisa, selanjutnya serahkan kepada Tuhan)
- Meneng widara uleran. (Terlihat baik tetapi sebenarnya jahat)
Kata Bijak tentang Cinta dan Hubungan
- Tresno iku kadang koyo criping telo. Iso ajur nek ora ngati-ati le nggowo. (Cinta terkadang seperti keripik singkong, bisa hancur jika tidak hati-hati dibawa)
- Tresna niku sanes ingkang dugi saking akal, ananging tresna punika ingkang tumeka wonten ing ati. (Cinta itu bukan yang datangnya dari akal, tetapi cinta itu yang datang dari hati)
- Nek koe tenanan tresno, ojo koe nggawe eluh banyu matane, ojo nyakiti atine, Ojo gawe atine loro. (Jika kamu benar-benar cinta padanya, jangan hiasi matanya dengan air mata, telinganya dengan dusta, hatinya dengan luka)
- Mbangun kromo ingkang satuhu, mboten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui. (Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali kali jatuh cinta pada orang yang sama)
- Golek jodho aja mung mburu endhaning warna, pala krama aja ngeceh-ngeceh banda. (Mencari jodoh jangan hanya memperhatikan warna kulitnya saja, menikah bukan untuk memeras harta seseorang)
Kata Bijak tentang Kebijaksanaan
- Aja mbedakake marang sapadha-padha. (Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia)
- Becik ketitik, ala ketara. (Perbuatan baik akan selalu dikenali, dan perbuatan buruk nantinya juga akan diketahui juga)
- Eling lan waspada, sadar lan sabar, setiti lan ngabekti, sumeleh tur sareh. (Ingat dan waspada, sadar dan sabar, hemat dan mengabdi, ikhlas dan tenang)
- Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan lan kemareman. (Janganlah terobsesi atau terbelenggu oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi)
- Aja kuminter mundak keblinger, aja cidro mundak ciloko. (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan suka berbuat curang agar tidak celaka)
Kata Bijak tentang Spiritualitas
- Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan. (Sesungguhnya Tuhan itu berada sangat dekat dengan kita, meski kita tidak bisa menyentuhnya dan akal kita tidak bisa menjangkaunya)
- Memayu hayuning pribadi; memayu hayuning kulawarga; memayu hayuning sesama; memayu hayuning bawana. (Berbuat baiklah terhadap diri sendiri, kepada keluarga kita, kepada sesama manusia dan juga kepada semua makhluk hidup yang ada di alam semesta)
- Natas, nitis, netes. (Dari Tuhan kita terlahir, bersama Tuhan kita hidup dan ada akhirnya kita akan kembali kepada Tuhan)
- Urip kang utama, mateni kang sempurna. (Jika kita menjalani kehidupan dengan perbuatan yang baik, maka kelak kita akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat)
- Mohon, mangesthi, mangastuti, marem. (Memintalah hanya kepada Tuhan agar kamu bisa menyelaraskan ucapan dan perbuatan sehingga bisa bermanfaat bagi sesama)
Kata Bijak tentang Pendidikan
- Alam iki sejatining Guru. (Sesunggunya alam itu adalah guru sejati)
- Yoga anyangga yogi. (Tingkah laku murid meniru gurunya)
- Jembar kawruhe. (Luas ilmu pengetahuannya)
- Mulur nalare. (Bisa berfikir jauh ke depan)
- Mumpung anom ngudiya laku utama. (Mumpung masih muda carilah ilmu utama)
Kata Bijak tentang Persahabatan
- Sanes sanak, sanes kadang, menawi tilar donya nderek kecalan. (Bukan sanak bukan saudara tetapi kalau meninggal tetap merasa kehilangan)
- Tuna sathak bathi sanak. (Merugi harta tapi mendapatkan sahabat)
- Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah. (Hidup rukun pasti akan hidup sentosa, sebaliknya jika selalu bertikai pasti akan bercerai)
- Aja ngaku konco kenthel nek pas awor aku atimu isih grundel. (Tidak perlu mengaku teman kalau ketika bertemu hatimu masih mengganjal)
- Ngaku konco kok gur pengen nunut mulyo. Pas konco ciloko malah lungo. (Mengaku teman tapi hanya ingin numpang tenar. Ketika teman ada masalah malah pergi)
Kata Bijak tentang Kesuksesan
- Pondasine sukses iku integritas, yakin, amanah, karakter sing mulyo, tresno lan setia. (Pondasi kesuksesan adalah integritas, keyakinan, amanah, karakter yang mulia, cinta, dan setia)
- Sukses lan gagal iku bagian tekan urip, ojo leren lan dilakoni terus nganti sukses. (Sukses dan gagal adalah bagian dalam kehidupan. Jangan menyerah dan dijaalani saja sampai sukses)
- Ana dina, ana upa. (Tiap perjuangan selalu ada hasil yang nyata)
- Ra ono wong mulyo tanpo urip rekoso. (Tidak ada orang yang hidup sukses tanpa kerja keras)
- Seng nandur bakale ngunduh. (Yang berbuat akan mendapatkan hasilnya)