Dari Bali ke Sumatera di Meja Makan, Menu Nusantara Warnai Jamuan Prabowo untuk Presiden Peru
Saat waktu makan siang tiba, meja dihiasi dengan berbagai minuman segar, seperti jus semangka, jus jeruk, kopi, teh, dan sparkling apple cider tanpa alkohol.
Presiden Prabowo Subianto mengundang Presiden Republik Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra, beserta rombongan resmi untuk menikmati sesi Working Lunch di Istana Merdeka Jakarta pada hari Senin, (10/8).
Dalam suasana diskusi mengenai potensi kerja sama strategis, hidangan khas Nusantara disajikan sebagai sambutan kepada Presiden Dina Boluarte.
Menu pembuka yang disajikan adalah Selada Ayam Bali, yang menjadi perkenalan cita rasa Indonesia kepada tamu terhormat dari Amerika Latin.
Selanjutnya, hidangan berlanjut dengan Scallop Lodeh, yang merupakan inovasi kreatif dari masakan tradisional. Untuk hidangan utama, Gulai Barramundi memberikan nuansa lokal yang autentik. Jamuan ini ditutup dengan manisnya Merah Delima.
Selama santap siang, berbagai minuman segar seperti jus semangka, jus jeruk, kopi, teh, serta sparkling apple cider non-alkohol menemani hidangan di meja.
Perjanjian kerja sama antara Indonesia dan Peru telah ditandatangani
Baru-baru ini, Indonesia dan Peru telah menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (IP-CEPA). Penandatanganan perjanjian ini berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Senin (11/8), saat Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi dari Presiden Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra.
Dalam acara tersebut, Prabowo dan Presiden Boluarte menyaksikan secara langsung proses penandatanganan kerja sama yang ditunjukkan oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, setelah pertemuan bilateral mereka.
"Saya menyambut dengan sangat hangat penandatanganan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Peru CEPA Comprehensive Economy Partnership Agreement," kata Prabowo saat memberikan pernyataan pers bersama Presiden Boluarte. Ia menekankan bahwa IP-CEPA akan membuka lebih banyak akses pasar dan meningkatkan perdagangan antara Indonesia dan Peru. Prabowo juga memberikan apresiasi atas kecepatan proses negosiasi IP-CEPA yang hanya memakan waktu 14 bulan.
"Perjanjian ini akan memperluas akses pasar serta meningkatkan aktivitas perdagangan kedua negara, biasanya perundingan ini memakan waktu bertahun-tahun, kita Peru dan Indonesia berhasil dalam 14 bulan kita selesaikan perjanjian ini," tambahnya.
"Di semua sektor kita akan kerjasama untuk meningkatkan perdagangan diantara kedua negara kita," ujarnya.
Republik Indonesia merupakan salah satu mitra dagang utama bagi Peru
Sementara itu, Presiden Dina Boluarte mengungkapkan bahwa Indonesia adalah salah satu mitra dagang terbesar bagi Peru. Dia menambahkan bahwa perjanjian IP-CEPA akan memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara di berbagai sektor.
"Ketika berlaku CEPA, akan memperkuat hubungan ekonomi perdagangan dan mendorong pertukaran barang serta menjadi dasar perjanjian di bidang investasi, jasa, perdagangan elektronik, dan lainnya," ujar Presiden Dina Boluarte.
Presiden Boluarte juga menjelaskan bahwa Peru merupakan salah satu pengekspor utama buah segar dan super food di dunia, termasuk quinoa, matcha, chia, dan blueberry. Dia merasa senang karena buah blueberry asal Peru kini siap memasuki pasar Indonesia.
"Produk-produk yang dikenal di Indonesia adalah quinoa dan anggur, serta membuka peluang untuk blueberry, dan kini Peru telah mendapatkan akses ke pasar Indonesia," tuturnya.
Selain itu, Presiden Dina Boluarte menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan lembaga terkait yang telah mempermudah proses masuknya blueberry Peru ke Indonesia. Dia berharap buah delima, yang juga merupakan produk unggulan Peru, dapat segera memasuki pasar Indonesia.
"Kami berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah Indonesia untuk memajukan dialog antara lembaga teknis kedua negara agar produk dari Peru, seperti buah delima, dapat dengan mudah masuk ke pasar Indonesia," katanya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5032332/original/041542800_1733132145-Infografis_SQ_Prabowo_Naikkan_Gaji_Guru_ASN_dan_Non-ASN_Mulai_2025.jpg)