Cara Mudah Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Cukup Pakai Bumbu Dapur
Cara mudah menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa dilakukan dengan bahan alami atau bahan-bahan masakan dapur.
Cara mudah menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa dilakukan dengan bahan alami atau bahan-bahan masakan dapur.
Cara Mudah Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Cukup Pakai Bumbu Dapur
Cara mudah menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa dilakukan dengan bahan alami atau bahan-bahan masakan dapur. Jika dikonsumsi dengan teratur dan pola hidup sehat dijaga, tekanan darah tinggi bisa diturunkan.
Seperti diketahui, tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit berbahaya dan memiliki sifat membunuh secara diam-diam. Sebab, Anda tidak bisa mengetahui penyakit ini kecuali dengan mengukur tekanan darah.
Darah tinggi merupakan kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter raksa (mmHG). Kondisi darah tinggi bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti gaya hidup, genetik, ataupun keduanya.
Seseorang yang menderita penyakit darah tinggi harus mulai menerapkan pola hidup sehat, karena penyakit ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung, stroke bahkan masalah ginjal.
Berikut bahan-bahan dapur yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi dilansir dari Healthline, Senin (27/5/2024)
1. Kemangi
Daun Kemangi (Ocimum basilicum) populer dalam pengobatan alternatif karena kaya akan berbagai senyawa kuat. Daun Kemangi mengandung eugenol yang tinggi.
Penelitian telah menghubungkan antioksidan nabati ini dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah.
Studi menunjukkan bahwa eugenol dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami.Penghambat saluran kalsium mencegah pergerakan kalsium ke jantung dan sel-sel arteri, memungkinkan pembuluh darah untuk rileks.
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak kemangi membantu mengendurkan pembuluh darah dan mengencerkan darah, yang pada gilirannya membantu mengurangi tekanan darah.
2. Bawang putih
Bawang putih kaya akan senyawa yang bermanfaat bagi jantung. Secara khusus, bawang putih mengandung senyawa belerang, seperti allicin, yang dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengendurkan pembuluh darah. Secara kolektif, faktor-faktor ini dapat membantu menurunkan tekanan darah.Sebuah tinjauan dari 12 penelitian di lebih dari 550 orang dengan tekanan darah tinggi menemukan bahwa mengonsumsi bawang putih mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik dengan rata-rata masing-masing 8,3 mm Hg dan 5,5 mm Hg. Pengurangan ini mirip dengan efek obat tekanan darah.
3. Kayu Manis
Kayu manis adalah rempah-rempah aromatik yang berasal dari kulit bagian dalam pohon dari genus Cinnamomum. Kayu manis telah diugunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional untuk mengobati kondisi jantung, termasuk tekanan darah tinggi.
Meskipun belum sepenuhnya dipahami bagaimana kayu manis menurunkan tekanan darah, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu melebarkan dan mengendurkan pembuluh darah. Sebuah tinjauan dari 9 penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kayu manis mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik dengan rata-rata masing-masing 6,2 mm Hg dan 3,9 mm Hg.
Efek ini lebih kuat ketika penderita mengonsumsi kayu manis secara konsisten selama 12 minggu. Selain itu, tinjauan dari 3 penelitian lain dengan peserta penderita diabetes tipe 2 juga melihat efek dari mengonsumsi kayu manis.
Mereka yang mengonsumsi 500-2.400 mg kayu manis setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan rata-rata 5,39 mm Hg pada tekanan darah sistolik dan 2,6 mm Hg pada tekanan darah diastolik.
Kayu manis mudah dimasukkan ke dalam makanan. Suplemen kayu manis konsentrat adalah pilihan lain yang bisa Anda konsumsi.
4. Jahe
Jahe adalah herbal serbaguna dan telah menjadi bahan pokok dalam pengobatan alternatif. Banyak orang telah menggunakannya selama berabad-abad untuk meningkatkan banyak aspek kesehatan jantung, termasuk sirkulasi, kadar kolesterol, dan tekanan darah.
Penelitian pada manusia dan hewan telah menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe mengurangi tekanan darah dalam beberapa cara.
Ini bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami dan inhibitor ACE alami. Penghambat saluran kalsium dan penghambat ACE adalah jenis obat tekanan darah.
Jahe adalah herbal yang enak dan mudah dimasukkan ke dalam menu makanan dan minuman Anda atau Anda dapat mengonsumsi suplemen jahe yang lebih terkonsentrasi.
5. Wortel
Wortel juga menjadi salah satu tumbuhan yang bisa Anda konsumsi buat menurunkan darah tinggi. Caranya dengan dijus.
Jus wortel menjadi salah satu minuman penurun darah tinggi yang cukup efektif. Wortel juga kaya akan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.
Wortel mengandung senyawa fenolik, seperti klorogenik dan asam caffeic yang berperan penting dalam mengendurkan pembuluh darah. Tidak hanya itu, kandungan ini juga berfungsi efektif untuk mengontrol tekanan darah. Tentu saja, manfaat ini bisa diperoleh dengan cara mengonsumsinya secara rutin dan teratur.
6. Mentimun
Selanjutnya ada mentimun. Anda bisa menjadikannya jus lalu meminumnya. Kandungan kalium, vitamin C, dan antioksidan, pada mentimun berperan penting untuk menurunkan tekanan darah.Selain itu, sejumlah kandungan tersebut juga berfungsi untuk mengontrol kolesterol dan mencegah penyakit jantung.
Manfaat jus mentimun ini bisa diperoleh dengan cara mengonsumsinya secara rutin dan teratur. Agar lebih optimal, Anda juga harus mengurangi konsumsi garam secara berlebihan.