Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

9 Bahan Dapur Penurun Darah Tinggi, Alami dan Mudah Didapat

Untuk membentuk gaya hidup yang lebih sehat, dapur mungkin menyimpan rahasia yang tidak Anda sadari. Bahan dapur yang sangat beragam ternyata tak hanya berguna untuk menciptakan masakan lezat, tapi juga pelindung bagi mereka yang memiliki darah tinggi.

Ya, tak perlu jauh-jauh ke apotek untuk mendapatkan obat penurun darah tinggi. Karena Anda memiliki potensi yang berkhasiat di dapur Anda yang lebih terjangkau. Artikel ini akan mengungkap apa saja bahan dapur penurun darah tinggi yang perlu Anda tahu.

Bawang Putih

Bawang putih memiliki kandungan allicin yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Studi menunjukkan bahwa suplementasi bawang putih dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, yang berkontribusi pada penurunan risiko penyakit kardiovaskuler. Selain itu, bawang putih juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur, yang mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan mencegah pembekuan darah.

Jahe

Jahe dikenal memiliki efek menguntungkan pada kesehatan jantung, termasuk menurunkan tekanan darah.

<b>Jahe</b><br>

Ini bertindak sebagai penghambat saluran kalsium dan penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE) alami, yang keduanya membantu mengurangi tekanan darah. Jahe juga merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, yang memungkinkan darah mengalir lebih lancar dan mengurangi tekanan pada jantung.

Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin, yang memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu mengatur tekanan darah serta melindungi terhadap disfungsi vaskular. Kunyit juga memiliki sifat antiinflamasi yang dapat mencegah kekakuan pada arteri jantung, yang merupakan faktor risiko untuk tekanan darah tinggi.

Seledri

Seledri mengandung senyawa seperti apigenin dan phthalides yang memiliki manfaat kesehatan, termasuk potensi untuk menurunkan tekanan darah.

<b>Seledri</b><br>

Apigenin adalah senyawa flavonoid dengan sifat antioksidan yang dapat mencegah penyempitan pembuluh darah dan memperlambat detak jantung, sedangkan phthalides dapat mengendurkan dan merelaksasi otot-otot pembuluh darah. Selain itu, seledri juga kaya akan serat, kalium, magnesium, zat besi, dan vitamin C, yang semuanya berkontribusi pada kesehatan pembuluh darah dan tekanan darah.

Kapulaga

Kapulaga dikenal memiliki efek diuretik yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Ini berkat kandungan antioksidan yang tinggi dalam kapulaga, yang berperan dalam menetralisir radikal bebas dan mengurangi peradangan, dua faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah. Penelitian juga menunjukkan bahwa kapulaga dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Kayu Manis

Kayu Manis telah diamati memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Ini karena kayu manis dapat membantu melebarkan dan mengendurkan pembuluh darah. Sebuah tinjauan dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kayu manis dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik. Efek ini menjadi lebih kuat ketika kayu manis dikonsumsi secara konsisten selama 12 minggu atau lebih.

Biji Rami

Biji Rami atau flaxseed kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Asam alfa-linolenat (ALA) yang terkandung di dalamnya diketahui dapat mengurangi peradangan dan penumpukan kolesterol jahat di pembuluh darah, yang berkontribusi pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, biji rami juga mengandung serat larut air yang dapat mengikat garam empedu dan mengeluarkannya dari tubuh, sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.

Peterseli

Peterseli adalah sumber yang baik dari vitamin A, C, dan K, serta mineral seperti magnesium, kalium, zat besi, dan kalsium.

<b>Peterseli</b><br>

Kandungan antioksidan tinggi dalam peterseli, termasuk flavonoid dan karotenoid, dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan mengurangi faktor-faktor seperti peradangan kronis, tekanan darah, dan kadar kolesterol LDL yang tinggi.

Peterseli juga mengandung flavonoid myricetin yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah, yang penting dalam pengelolaan tekanan darah.

Basil

Basil, atau daun kemangi, dikenal memiliki kandungan eugenol yang dapat mengikat kalsium dan membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak basil dapat membantu mengendurkan pembuluh darah dan mengencerkan darah, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Basil juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Bahaya Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Berikut adalah penjelasan panjang tentang bahayanya:

1. Penyakit Jantung: Hipertensi dapat menyebabkan penebalan dinding jantung, terutama di ventrikel kiri, yang dapat menyebabkan gagal jantung. Tekanan darah tinggi juga meningkatkan risiko serangan jantung karena mempercepat aterosklerosis, yaitu pengerasan arteri.

2. Stroke: Pembuluh darah yang rusak atau tersumbat di otak dapat menyebabkan stroke. Hipertensi adalah penyebab utama stroke iskemik dan hemoragik, yang dapat mengakibatkan kerusakan otak permanen atau bahkan kematian.

3. Aneurisma: Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan dinding pembuluh darah melemah dan membengkak, membentuk aneurisma. Jika aneurisma pecah, hal ini dapat menyebabkan perdarahan internal yang mengancam jiwa.

4. Gagal Ginjal: Ginjal yang rusak akibat hipertensi tidak dapat menyaring limbah dari darah secara efektif, yang dapat menyebabkan gagal ginjal. Ini mungkin memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

5. Masalah Penglihatan: Hipertensi dapat merusak pembuluh darah di retina, menyebabkan retinopati hipertensif, yang dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan.

6. Masalah Memori atau Pemahaman: Hipertensi dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat, dan belajar. Masalah dengan memori atau pemahaman dapat menjadi lebih buruk seiring waktu bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

7. Kerusakan Arteri: Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan arteri menjadi keras dan sempit, yang dapat membatasi aliran darah ke organ vital dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

8. Disfungsi Seksual: Hipertensi dapat menyebabkan disfungsi ereksi pada pria dan penurunan libido pada wanita karena aliran darah yang buruk.

9. Sindrom Metabolik: Kondisi ini adalah kumpulan gangguan metabolisme yang mencakup peningkatan tekanan darah, gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang, dan kadar kolesterol abnormal.

10. Komplikasi Kehamilan: Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi bagi ibu dan bayi, termasuk pertumbuhan janin yang terhambat, preeklampsia, dan eclampsia.

7 Bahan Dapur untuk Mengusir Nyamuk, Ampuh dan Mudah Didapat
7 Bahan Dapur untuk Mengusir Nyamuk, Ampuh dan Mudah Didapat

Dengan bahan-bahan dapur ini, kita bisa melindungi setiap anggota keluarga dengan cara yang alami dan aman.

Baca Selengkapnya
Cuma dengan Satu Bahan Dapur, Begini Cara agar Minyak Jelantah Jadi Jernih Lagi
Cuma dengan Satu Bahan Dapur, Begini Cara agar Minyak Jelantah Jadi Jernih Lagi

Cukup memanfaatkan satu bahan masak, minyak goreng yang sudah digunakan dan berwarna gelap bisa dijernihkan kembali. Yuk, kita telusuri prosesnya.

Baca Selengkapnya
Cara Masak Beras Pera Jadi Lembut Pulen Hanya dengan 3 Bumbu Dapur
Cara Masak Beras Pera Jadi Lembut Pulen Hanya dengan 3 Bumbu Dapur

Ketika dimasak dengan hanya tiga bahan dapur, beras yang awalnya keras dapat bermetamorfosis menjadi lembut. Berikut adalah langkah-langkahnya.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Cuma Perlu 1 Bahan Dapur, Ini Trik Melepaskan Daging Kelapa dengan Praktis
Cuma Perlu 1 Bahan Dapur, Ini Trik Melepaskan Daging Kelapa dengan Praktis

Hanya dengan 1 bahan ini, daging kelapa bisa dikuoas dengan mudah tanpa harus mengeluarkan tenaga lebih. Ini caranya.

Baca Selengkapnya
12 Bahan Alami dan Sederhana Usir Tokek dari Rumah, Bebas Suara Bising dan Kotoran Berceceran
12 Bahan Alami dan Sederhana Usir Tokek dari Rumah, Bebas Suara Bising dan Kotoran Berceceran

Mengusir tokek dari rumah tidak perlu ribet, apalagi sampai harus memanggil ahli pembasmi hama. Anda bisa menggunakan bahan yang ada di dapur lho.

Baca Selengkapnya
Hanya Pakai Alat Dapur ini,  Memasak Daging Sapi Bisa Empuk dan Lembut
Hanya Pakai Alat Dapur ini, Memasak Daging Sapi Bisa Empuk dan Lembut

Ternyata, hanya pakai satu alat di dapur ini bisa bikin rebusan daging menjadi lebih cepat empuk.

Baca Selengkapnya
Sederhana, Begini Cara Ampuh Usir Nyamuk Hanya dengan 2 Bahan Dapur
Sederhana, Begini Cara Ampuh Usir Nyamuk Hanya dengan 2 Bahan Dapur

Tersedia cara yang lebih murah serta efektif untuk mengusir nyamuk dari rumah tanpa menggunakan bahan kimia. Berikut adalah penjelasannya.

Baca Selengkapnya
Hanya Pakai 1 Bahan Dapur, Ini Trik Masak Ceker yang Empuk dan Anti Amis
Hanya Pakai 1 Bahan Dapur, Ini Trik Masak Ceker yang Empuk dan Anti Amis

Ceker yang dimasak akan sangat empuk dan tidak amis berbekal 1 bahan saja. Begini caranya.

Baca Selengkapnya
Cara Menghilangkan Bau Ketiak Secara Alami Hanya dengan 2 Bahan Dapur
Cara Menghilangkan Bau Ketiak Secara Alami Hanya dengan 2 Bahan Dapur

Berikut adalah cara mengilangkan bau asam atau bau badan dari ketiak yang mengganggu.

Baca Selengkapnya