Trending

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Audisi D'Academy 8 di Surabaya Membludak, Peserta dari Berbagai Daerah Rela Datang Sejak Dini Hari

Area audisi dipenuhi para peserta yang datang untuk mewujudkan mimpi menjadi bintang dangdut masa depan.

{{caption}}
Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

Tentara zionis memaksa keluarga Palestina memindahkan makam anak mereka ke tempat lain.

{{caption}}
Intelijen AS: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Gunakan Kurir Terpercaya buat Komunikasi

Mojtaba Khamenei dinilai terlibat langsung dalam penyusunan strategi perang Teheran sekaligus proses negosiasi dengan Washington

{{caption}}
Makin Tegang, Korea Utara Mau Kerahkan Artileri Baru di Perbatasan Korsel

Apa yang menjadi alasan Korea Utara mengerahkan artileri di daerah perbatasan?

{{caption}}
Cerita Petugas Keamanan Usai Polisi Gerebek Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, Lantai 20 dan 21 WNA Semua

Menurutnya, aktivitas di dua lantai tersebut sudah lama menimbulkan kecurigaan petugas keamanan.

{{caption}}
Kabar Terbaru Pasutri Korban Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki Dirawat di RS, Begini Kondisinya

Ngadiono mengalami luka bakar 50 persen, sementara sang istri 85 persen.

{{caption}}
Ini Daftar Jenis Kelamin 16 Dari 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki

Saat ini, proses identifikasi masih terus dilakukan dengan menunggu hasil pemeriksaan DNA untuk memastikan identitas seluruh korban.

{{caption}}
Dibutakan Miras, Kakak di Makassar Tega Nodai Adik Kandung hingga Hamil

Kasus dugaan kekerasan seksual dalam lingkup keluarga menggemparkan Makassar.

{{caption}}
OPM Serang Warga di Tembagapura, TNI Berusaha Selamatkan Anak Perempuan Tertembak tapi Nyawanya Tak Tertolong

Aksi brutal OPM itu diduga dilakukan kelompok OPM pimpinan Guspi Waker.

{{caption}}
Jenazah Baru Ditemukan Menempel di Ketiak Korban Kecelakaan Bus ALS-Truk Tangki, Total Jadi 17 Korban

Tim memperkirakan potongan tubuh tersebut merupakan korban anak-anak berusia di bawah lima tahun.