Tak Terima Tempat Sampah Diacak-acak, Pria Ini Nekat Pakai Kostum Beruang
Aksi unik tersebut terekam dalam video dan menarik perhatian netizen serta pejabat satwa liar.
Seorang pria di Carolina Utara menjadi viral setelah nekat mengenakan kostum beruang demi menakut-nakuti beruang hitam liar yang kerap muncul di halaman rumahnya. Aksi unik tersebut terekam dalam video dan menarik perhatian netizen serta pejabat satwa liar.
Pria tersebut, yang tinggal di daerah pegunungan Asheville, memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri setelah beruang hitam liar berulang kali terlihat mengacak-acak tempat sampah dan mendekati rumahnya selama beberapa minggu terakhir.
Mengutip NYPost, Senin (7/4), dalam video yang beredar, pria itu terlihat keluar dari rumah mengenakan kostum berbulu hitam lengkap dengan kepala beruang, lalu mendekati hewan liar tersebut.
Beruang asli itu, yang awalnya tampak tertarik pada properti warga, terlihat kaget dan segera melarikan diri ke hutan begitu melihat "beruang tandingan" mendekat. Rekaman kamera pengawas dan ponsel memperlihatkan momen tersebut dari berbagai sudut.
“Aku hanya ingin menunjukkan siapa yang berkuasa di wilayah ini,” kata pria tersebut saat diwawancarai media lokal. Ia menambahkan bahwa tindakannya itu lebih bertujuan menakut-nakuti daripada menyakiti hewan liar tersebut.
Pejabat dari North Carolina Wildlife Resources Commission memperingatkan bahwa meskipun tindakan itu terlihat lucu dan berhasil, menghadapi satwa liar secara langsung tetap tidak disarankan. Beruang, meskipun biasanya tidak agresif, bisa menjadi berbahaya bila merasa terancam.
“Pendekatan ini tidak kami anjurkan. Lebih baik gunakan metode pencegahan yang aman seperti mengamankan tempat sampah dan tidak meninggalkan makanan di luar,” ujar juru bicara lembaga tersebut.
Carolina Utara, terutama wilayah Pegunungan Appalachia, memang dikenal sebagai habitat alami beruang hitam. Interaksi manusia dengan satwa ini meningkat seiring meluasnya permukiman ke wilayah hutan.
Video tersebut telah ditonton jutaan kali di berbagai platform media sosial dan memicu perdebatan soal cara terbaik menangani konflik antara manusia dan satwa liar.
Meskipun tindakan pria tersebut dianggap berhasil untuk sementara, para ahli mengingatkan bahwa konflik dengan satwa liar sebaiknya ditangani dengan pendekatan profesional dan edukatif, bukan hanya kreativitas dadakan.