Ini Respons Ibu Astronot NASA Sunita Williams yang Terjebak di Stasiun Luar Angkasa
Sunita Williams dan Barry Wilmore, astronot NASA, harus tinggal di ISS lebih dari 9 bulan akibat masalah teknis pada kapsul Starliner.
Bonnie Pandya, ibu dari astronot NASA Sunita Williams, akhirnya angkat bicara terkait perpanjangan misi putrinya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang hampir mencapai 300 hari.
Mengutip DailyMail, Rabu (26/2), dalam wawancara eksklusif, Pandya mengakui bahwa kabar tersebut sempat mengejutkannya, tetapi ia memahami risiko tersebut sebagai bagian dari profesi sang putri.
"Itu cukup mengejutkan, tetapi saya tahu, ini adalah bagian dari apa yang dia lakukan. Dia merasa terhormat berada di sana lebih lama," ujar Pandya.
Masalah Teknis Kapsul Starliner
Williams dan rekannya, Barry Wilmore, diluncurkan ke luar angkasa pada 5 Juni menggunakan kapsul Starliner milik Boeing.
Misi yang seharusnya hanya berlangsung delapan hari harus diperpanjang karena kerusakan teknis, termasuk kegagalan thruster dan kebocoran helium. NASA kini merencanakan kepulangan mereka sekitar 19 atau 20 Maret.
Risiko Kesehatan dan Kritik Publik
Tinggal di ISS selama sembilan bulan tentu tidak mudah. Studi menunjukkan, gravitasi rendah dapat menyebabkan hilangnya massa tulang dan otot, serta meningkatkan risiko kanker akibat radiasi.
Bahkan, sempat beredar kekhawatiran terkait kondisi fisik Williams setelah foto dirinya yang tampak kurus tersebar. Namun, Pandya menegaskan bahwa putrinya dalam kondisi sehat.
"Mereka berolahraga dua hingga dua setengah jam setiap hari. Sunita bahkan mengatakan bahwa dia telah membentuk otot tambahan di sana," jelas Pandya.
Isu Politik dan Tanggapan Elon Musk
Presiden Donald Trump dan CEO SpaceX, Elon Musk, turut mengomentari situasi ini. Musk mengklaim telah menawarkan bantuan SpaceX untuk memulangkan kedua astronot tersebut, tetapi ditolak oleh pemerintahan Biden. Menanggapi pernyataan ini, Pandya berkata, "Saya rasa ini tidak seharusnya dipolitisasi. Ini murni sains."
Kepulangan yang Dinanti
Pandya mengaku rutin berbicara dengan Williams. "Dia bilang tidak sabar bertemu keluarga dan ingin berkeliling setelah kembali ke Bumi," kata Pandya.
Meski misi ini penuh tantangan, Williams tetap menunjukkan semangat dan kebanggaannya menjalankan tugas tersebut. Dengan rencana kepulangan yang tinggal menghitung hari, dunia kini menanti kembalinya dua astronot pemberani ini ke Bumi.
Misi ini tidak hanya menguji ketangguhan fisik dan mental mereka, tetapi juga memicu diskusi global mengenai politik dan sains di luar angkasa.