Huawei Genjot Kolaborasi Demi Penguatan Ekonomi Digital Indonesia
Kolaborasi yang dibangun Huawei selama ini diharapkan mempermudah terwujudnya Indonesia emas pada 2045.
Kolaborasi yang dibangun Huawei selama ini diharapkan mempermudah terwujudnya Indonesia emas pada 2045.
Huawei Genjot Kolaborasi Demi Penguatan Ekonomi Digital
Sebuah bisnis raksasa tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa adanya kolaborasi.Hal inilah yang terus dipegang teguh Huawei dalam mengelola bisnisnya sebagai perusahaan teknologi multinasional.
Apalagi tantangan teknologi ke depan justru kian berat. Itulah sebabnya, kerja sama saling mendukung dilakukan Huawei dengan semua lini baik sektor industri, pendidikan, pemerintah, serta pembangku kepentingan lainnya.
Khusus di Tanah Air, kolaborasi yang dibangun Huawei selama ini diharapkan mempermudah terwujudnya Indonesia emas pada 2045.
"Selama lebih dari 23 tahun beroperasi di Indonesia, Huawei telah membangun dengan berbagai pemangku kepentingan, demi mendukung kesuksesan transformasi digital dan tercapainya Visi Indonesia Emas 2045,"
Long, CEO Huawei Indonesia, dalam acara Media Camp di Sumba, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (9/12)
Lewat inovasi teknologi dan layanan mereka miliki baik yang bergerak di bidang Carrier Network, Enterprise, Consumer, Cloud, hingga Digital Power, perusahaan asal China ini berkomitmen memajukan Indonesia juga mitra kerja mereka.
"Huawei akan terus turut berkontribusi memajukan Indonesia bersama-sama. Dengan seluruh mitra dan pemangku kepentingan,"
Long, CEO Huawei Indonesia.
Salah satu buktinya, bagaimana Huawei ikut menempatkan bisnis mereka lewat ekspansi infrastruktur pemerintah. Sehingga mampu menciptakan efek multiplier bagi perekonomian nasional.
"Selaras dengan komitmen global Huawei, kami mengundang dan melibatkan para mitra dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama meletakkan pondasi yang kokoh untuk penguatan ekonomi digital," katanya.
keamanan siber dan perlindungan data pribadi untuk meningkatkan keamanan dan kepercayaan publik.
"Kemudian membina kompetensi talenta digital untuk menjembatani kesenjangan digital, serta memupuk kolaborasi untuk
menjajaki peluang-peluang di masa depan," ujar Guo Hailong.