Amazon Sukses Luncurkan 27 Satelit Kuiper, Tantang Dominasi Starlink
Amazon resmi meluncurkan 27 satelit pertamanya untuk Project Kuiper ke orbit. Menantang dominasi Starlink.
Amazon resmi meluncurkan 27 satelit pertamanya untuk Project Kuiper ke orbit, Senin malam waktu setempat, setelah upaya sebelumnya tertunda akibat cuaca buruk.
Roket United Launch Alliance (ULA) Atlas V mengangkasa dari Cape Canaveral Space Force Station di Florida, membawa satelit-satelit yang menjadi tonggak awal ambisi Amazon di sektor internet berbasis satelit.
“Kami menjalani hitung mundur dengan mulus, cuaca cerah, peluncuran indah, dan Atlas V kini menuju orbit untuk membawa 27 satelit Kuiper ini,” kata Caleb Weiss, systems engineer ULA, dalam siaran langsung peluncuran dikutip CNBC, Selasa (29/4).
Setelah mencapai ketinggian sekitar 450 kilometer di atas permukaan Bumi, satelit-satelit tersebut dipisahkan dari roket dan akan menjalani fase uji coba untuk memastikan mereka bisa bermanuver serta berkomunikasi dengan stasiun di darat.
Persaingan Langsung dengan Starlink
Proyek Kuiper pertama kali diumumkan enam tahun lalu, dengan tujuan membangun konstelasi internet orbit rendah Bumi yang mampu menyaingi dominasi Starlink milik Elon Musk. Saat ini, Starlink telah mengoperasikan sekitar 8.000 satelit.
Namun, Amazon menghadapi tantangan besar. Sesuai ketentuan Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS, Amazon diwajibkan meluncurkan setidaknya 1.618 satelit atau separuh dari total rencana konstelasinya sebelum Juli 2026.
Untuk memenuhi target ambisius ini, Amazon telah memesan lebih dari 80 peluncuran ke depan, bermitra dengan ULA, SpaceX, Arianespace, dan Blue Origin — perusahaan luar angkasa yang juga didirikan oleh Jeff Bezos.
Investasi Besar untuk Masa Depan
Amazon mengalokasikan dana hingga $10 miliar untuk membangun jaringan Kuiper. Perusahaan berharap dapat memulai layanan komersial bagi konsumen, korporasi, dan pemerintah paling cepat akhir tahun ini.
Dalam surat kepada pemegang saham awal bulan ini, CEO Amazon Andy Jassy menegaskan bahwa Kuiper akan membutuhkan investasi besar di awal, namun diproyeksikan menjadi sumber pendapatan operasional dan pengembalian modal yang signifikan ke depan.
Investor pun akan mencermati perkembangan investasi ini saat Amazon merilis laporan keuangan kuartal pertamanya pada Kamis mendatang.