Lambok A. Siahaan
-
Ekonomi •Uang NKRI, sulit dipalsu dan mudah dibaca tunanetraSampai Agustus 2014, rasio uang palsu mencapai lima lembar per 1 juta lembar uang beredar.
-
Ekonomi •Bank Indonesia sebut biaya cetak uang Rp 2 triliun tiap tahunSetiap tahun jumlah uang baru yang dicetak bertambah 13 persen.
-
Ekonomi •Alasan BI baru cetak Uang NKRI pecahan Rp 100.000Estimasi kebutuhan uang didasarkan pada pertumbuhan nilai tukar, suku bunga, serta inflasi.
-
Ekonomi •BI klaim kolektor dan masyarakat mulai berburu uang NKRIUntuk awalan, uang NKRI dicetak 8 juta lembar, dan baru diedarkan terbatas ke kantor-kantor perwakilan BI.
-
Ekonomi •Dua pekan, penukaran uang receh se-Indonesia capai Rp 800 miliarPenarikan uang untuk kebutuhan perbankan dalam negeri dari Bank Indonesia mencapai Rp 49,9 triliun.
-
Ekonomi •BI jamin ketersediaan uang tunai di daerah terpencilBI mengimbau masyarakat waspadai peredaran uang palsu menjelang puasa dan lebaran.
-
Ekonomi •Lebaran, BI minta bank laporkan kebutuhan uang tunaiPer tanggal 23 Juni 2014, uang yang diedarkan telah mencapai Rp 453,1 triliun.
-
Ekonomi •Lebaran, BI siapkan Rp 118 triliun uang tunaiPosisi uang kartal yang diedarkan (UYD) pada periode lebaran mengalami peningkatan 14,9 persen.
-
Ekonomi •Uang lusuh yang dimusnahkan BI dijadikan kerajinan tanganUang lusuh yang sudah dilebur BI bermanfaat bagi industri kreatif.
-
Ekonomi •Batalkan transaksi tukar uang, bank didenda Rp 250.000Biaya ini berhak diajukan bank yang dirugikan sebagai biaya administrasi.
-
Ekonomi •Bisa minta uang dari bank lain, operasional bank makin hematTransaksi uang kartal antar bank saat ini bisa dilakukan langsung tanpa harus setor ke Bank Indonesia.