PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mengeluarkan imbauan penting bagi para pelanggan kereta api. Imbauan ini ditujukan khusus bagi penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Kertapati pada Minggu, 12 Juli 2026. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi potensi kendala perjalanan akibat pelaksanaan Sumsel Bhayangkara Run 2026.
Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa kegiatan lari tersebut akan terpusat di kawasan Jakabaring Sport City (JSC). Lokasi ini diperkirakan akan menyebabkan kepadatan lalu lintas dan rekayasa arus kendaraan menuju Stasiun Kertapati. Oleh karena itu, pelanggan diminta untuk mempersiapkan waktu keberangkatan dengan lebih cermat.
Meskipun operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal sesuai jadwal, potensi rekayasa lalu lintas perlu menjadi perhatian bersama. KAI berharap pelanggan tidak tertinggal kereta karena terlambat tiba di stasiun akibat kemacetan. Kesiapan pelanggan dalam mengatur waktu sangat krusial demi kelancaran perjalanan.
Advertisement
Advertisement
Antisipasi Dampak Sumsel Bhayangkara Run 2026
KAI Divre III Palembang mengimbau seluruh pelanggan, khususnya yang akan menggunakan KA Rajabasa maupun KA Bukit Serelo, agar datang lebih awal ke stasiun. Kegiatan Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang terpusat di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) diperkirakan menyebabkan kepadatan lalu lintas dan rekayasa arus kendaraan menuju Stasiun Kertapati.
Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menekankan bahwa meskipun perjalanan kereta api tetap beroperasi normal sesuai jadwal, potensi rekayasa lalu lintas ini perlu menjadi perhatian. Hal ini penting agar pelanggan tidak tertinggal kereta karena terlambat tiba di stasiun.
Pada Minggu, 12 Juli 2026, KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang dijadwalkan berangkat pukul 08.30 WIB. Sementara itu, KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau akan berangkat pukul 09.00 WIB. Kedua jadwal ini tetap berlaku sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku.
Advertisement
Kepadatan lalu lintas dan rekayasa jalan dapat menghambat akses menuju stasiun. Oleh karena itu, KAI menekankan pentingnya perencanaan waktu yang matang bagi penumpang. Hal ini untuk memastikan tidak ada pelanggan yang tertinggal kereta api karena terlambat tiba di stasiun.
Advertisement
Prosedur Boarding dan Persiapan Dokumen
Untuk mengantisipasi kemacetan maupun rekayasa lalu lintas, KAI menyarankan pelanggan sudah berada di Stasiun Kertapati paling sedikit 45 hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan. Waktu tersebut diperlukan untuk proses pemeriksaan identitas, pencetakan boarding pass, hingga menuju peron.
Selain itu, pelanggan diminta menyiapkan dokumen identitas sebelum melakukan boarding pass guna mempercepat proses pelayanan di stasiun. Identitas yang dapat digunakan antara lain e-KTP, SIM, paspor, atau kartu identitas resmi lainnya yang memuat foto.
Bagi penumpang anak, dapat menggunakan Kartu Keluarga atau identitas resmi lain yang berlaku sesuai ketentuan. Persiapan dokumen identitas yang lengkap dan mudah diakses akan sangat membantu.
Advertisement
Langkah ini akan mempercepat proses pelayanan di stasiun. Dengan demikian, antrean dapat diminimalisir dan penumpang dapat segera melanjutkan perjalanan mereka. Kesiapan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran perjalanan kereta api.
Advertisement
Pentingnya Kedisiplinan untuk Perjalanan Nyaman
KAI Divre III Palembang juga mengajak pelanggan menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta api. Kepatuhan terhadap aturan yang berlaku serta kedisiplinan waktu akan membantu menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan.
Manajer Humas KAI Divre III Palembang menambahkan bahwa hal ini akan membantu menciptakan perjalanan yang aman. Selain itu, perjalanan akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan. Kerjasama dari semua pihak sangat diharapkan.
KAI Divre III Palembang juga mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan Jakabaring dan Jembatan Ampera agar menyesuaikan waktu perjalanan. Apabila diperlukan, penggunaan rute alternatif sangat disarankan selama penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run 2026 berlangsung.
Advertisement
Dengan kesiapan pelanggan mengatur waktu keberangkatan, perjalanan kereta api diharapkan tetap berjalan lancar. Hal ini penting meskipun aktivitas masyarakat di Kota Palembang meningkat pada akhir pekan tersebut.
Sumber: AntaraNews