Mataram, 11 Juli – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat, Hj. Sinta M. Iqbal, menegaskan komitmennya untuk mendorong produk kerajinan lokal agar mampu bersaing di kancah global. Pernyataan ini disampaikan setelah menghadiri puncak peringatan HUT ke-46 Dekranas di Makassar pada Jumat (10/7) lalu. Dekranasda NTB berupaya keras agar kerajinan dari daerah ini tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga di pasar internasional.
Kehadiran Dekranasda NTB dalam acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih berdaya saing. Pengalaman dan inspirasi yang diperoleh dari Dekranas pusat serta Dekranasda provinsi lain akan diadaptasi untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan produk NTB. Langkah ini diharapkan dapat mengangkat potensi ekonomi lokal serta memperkenalkan kekayaan budaya NTB ke dunia.
Dengan fokus pada pendampingan masif, peningkatan kualitas, dan perluasan akses pasar, Dekranasda NTB optimistis produk-produk unggulan daerah dapat naik kelas. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa kerajinan NTB tembus pasar internasional, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan perajin dan masyarakat luas.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Kerajinan NTB
Hj. Sinta M. Iqbal mengungkapkan bahwa pihaknya memperoleh banyak pengalaman dan inspirasi dari Dekranas pusat maupun Dekranasda provinsi lain untuk memperkuat pembinaan terhadap para perajin di NTB. “Kami didorong untuk semakin masif mendampingi para perajin agar produknya mampu naik kelas, menembus pasar nasional, bahkan pasar internasional,” ujarnya melalui keterangan diterima di Mataram, Sabtu.
Partisipasi Dekranasda NTB dalam Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia di Makassar menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan perajin dan pelaku UMKM. Kegiatan tersebut mempertemukan lebih dari 3.000 peserta dari seluruh Indonesia, termasuk pengurus Dekranas pusat, Dekranasda provinsi, kabupaten/kota, serta ribuan pelaku UMKM dan perajin.
Menurut Sinta, NTB memiliki kekayaan wastra, kriya, dan produk lokal yang sangat besar. Potensi tersebut harus terus dikembangkan melalui pembinaan yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Ia menambahkan, “Berbagai pengalaman dan praktik baik yang kami peroleh di Makassar akan kami bawa pulang untuk diterapkan di NTB agar semakin banyak produk lokal yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.”
Advertisement
Komitmen Dekranas Pusat yang membuka ruang konsultasi bagi seluruh daerah disambut baik oleh Dekranasda NTB. Hal ini akan memastikan proses pembinaan terhadap para perajin dapat dilakukan secara lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan. Dengan demikian, kualitas dan daya saing kerajinan NTB tembus pasar internasional dapat terus ditingkatkan.
Advertisement
Perluasan Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Daerah
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Lalu Wiranata, mengatakan partisipasi NTB di HUT Dekranas merupakan bagian dari strategi memperluas promosi dan pemasaran produk unggulan daerah. Menurutnya, selain mendorong peningkatan transaksi selama pameran, keikutsertaan itu juga diarahkan untuk membangun jejaring pemasaran antar daerah.
Melalui kegiatan ini, NTB juga berkesempatan memperkenalkan kekayaan budaya NTB melalui karya para perajin, petani, peternak, dan pelaku UMKM. Pameran menjadi platform efektif untuk menunjukkan keunikan dan kualitas produk lokal. Pengenalan budaya ini diharapkan dapat menarik minat pembeli dari berbagai wilayah.
Sinergi antara Disperindag dan Dekranasda terus diperkuat melalui berbagai program pengembangan UMKM, termasuk transformasi Bale Kita sebagai rumah bersama bagi produk-produk unggulan dari seluruh kabupaten/kota di NTB.
Advertisement
“Sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, kami ingin produk-produk NTB terus naik kelas dan mampu menembus pasar dunia. Karena itu, pembinaan, inovasi, peningkatan kualitas, dan perluasan akses pasar akan terus menjadi fokus bersama,” ujar Lalu Wiranata. Upaya ini merupakan langkah konkret agar kerajinan NTB tembus pasar internasional.
Advertisement
Dukungan Dekranas Pusat dan Apresiasi dari Ketua Umum
Puncak peringatan HUT ke-46 Dekranas sekaligus Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia itu dibuka oleh Selvi Gibran Rakabuming selaku Ketua Umum Dekranas. Beliau menyempatkan diri mengunjungi stan Dekranasda NTB dan mengapresiasi berbagai produk kerajinan unggulan yang dipamerkan.
Bahkan, istri dari Wakil Presiden Gibran ini membeli sejumlah suvenir serta kain tenun khas Kabupaten Lombok Utara sebagai bentuk dukungan terhadap karya para perajin NTB. Tindakan ini tidak hanya menunjukkan apresiasi, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi para perajin.
Dalam sambutannya, Selvi Gibran menegaskan Dekranas harus menjadi rumah besar bagi para perajin Indonesia melalui pembinaan yang berkualitas dan berkelanjutan. “Yang dibutuhkan bukan hanya banyaknya pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan para perajin. Dekranas tidak boleh hanya menjadi penyelenggara kegiatan, tetapi harus menjadi pendamping, pembina, sekaligus fasilitator bagi UMKM,” tegasnya.
Advertisement
Pembinaan yang komprehensif harus mencakup pengembangan desain produk, peningkatan kualitas kemasan, digitalisasi pemasaran, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar. Tujuannya adalah agar produk kerajinan Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Dukungan ini sangat vital untuk mewujudkan cita-cita agar kerajinan NTB tembus pasar internasional.
Sumber: AntaraNews