Lebaran, BI minta bank laporkan kebutuhan uang tunai

Per tanggal 23 Juni 2014, uang yang diedarkan telah mencapai Rp 453,1 triliun.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Lebaran, BI minta bank laporkan kebutuhan uang tunai
Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan uang kartal yang diedarkan (UYD) pada masa bulan puasa dan Idul Fitri 2014 sebesar Rp 580,3 triliun. Angka ini naik 14,5 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 506,6 triliun.Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Lambok A. Siahaan menyebut persediaan uang tunai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan perbankan terhadap uang tunai untuk periode ramadan dan Idul Fitri tahun ini.Bank Indonesia akan berkoordinasi dengan perbankan dalam pemenuhan kebutuhan uang sebelum dan selama periode Ramadan atau Idul Fitri. Bank diminta untuk menyampaikan estimasi kebutuhan uang selama bulan puasa baik untuk ATM ataupun untuk modal kerja loket penukaran."Pemenuhan kebutuhan bank dimulai sejak satu minggu sebelum bulan Ramadan, sehingga pada awal Ramadan diharapkan bank telah siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan atau Idul Fitri baik di kantor pusat bank maupun di seluruh kantor cabangnya," katanya.BI memproyeksikan uang yang diedarkan dengan mencapai Rp 576,8 triliun sampai Rp 583,8 triliun atau naik 13,8 persen sampai 15,2 persen. Per tanggal 23 Juni 2014, sebesar Rp 453,1 triliun uang beredar. Sebagian besar uang kartal dipegang oleh masyarakat (currency outside bank atau COB) mencapai Rp 385,2 triliun (pangsa 85 persen) dan sisanya sebesar Rp 67,9 triliun (pangsa 15 persen) berada di perbankan (cash in vault atau CIV).

Rekomendasi