Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu telah mencatatkan keberhasilan signifikan dalam penyerapan gabah petani, melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah. Pencapaian ini menunjukkan efektivitas program pengadaan pangan di wilayah tersebut.
Hingga akhir semester pertama tahun 2026, Bulog Bengkulu berhasil menyerap 4.050 ton gabah setara beras. Angka ini jauh melampaui target pengadaan yang ditetapkan sebesar 3.100 ton setara beras untuk tahun ini di Provinsi Bengkulu.
Capaian optimal ini diperoleh selama musim tanam pertama 2026, membuktikan bahwa proses penyerapan gabah dan beras dari petani berjalan sangat baik. Keberhasilan ini juga turut memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP) serta menjaga ketersediaan stok beras di tingkat daerah.
Advertisement
Advertisement
Capaian Optimal Penyerapan Gabah Petani Perkuat Cadangan Pangan
Kepala Bulog Kanwil Bengkulu, Doddy Syahrial, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian yang membanggakan ini. "Alhamdulillah kita sudah achieve," ujarnya, merujuk pada target yang diberikan oleh Kementerian Pertanian untuk Provinsi Bengkulu. Target awal yang ditetapkan adalah sekitar 3.100 ton setara beras, namun realisasi serapan telah mencapai 4.050 ton setara beras.
Doddy menjelaskan bahwa seluruh penyerapan tersebut berhasil didapatkan selama periode musim tanam pertama 2026. Angka ini secara jelas membuktikan bahwa proses penyerapan gabah dan beras dari petani di Bengkulu berjalan sangat optimal. Optimalisasi ini merupakan langkah krusial untuk menjaga stabilitas harga jual hasil panen di tingkat petani, memberikan kepastian ekonomi bagi mereka.
Pencapaian ini tidak hanya sekadar statistik, tetapi memiliki dampak strategis yang luas bagi ketahanan pangan nasional. Hasil serapan yang signifikan ini secara langsung berkontribusi pada penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Bulog. Selain itu, stok yang terkumpul juga vital untuk memastikan ketersediaan beras yang memadai di tingkat daerah, mencegah kelangkaan dan fluktuasi harga.
Advertisement
Advertisement
Proyeksi Peningkatan Stok Beras dan Dukungan Penugasan Pemerintah
Meskipun telah melampaui target awal, Bulog Bengkulu tidak berpuas diri dan terus berupaya. Mereka kini aktif mempersiapkan diri untuk melakukan penyerapan gabah dan beras pada musim tanam kedua tahun 2026. Potensi panen yang masih berlangsung di sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu menjadi fokus utama dalam upaya pengadaan lanjutan ini.
Berdasarkan proyeksi yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, masih terdapat potensi tambahan serapan yang signifikan. Diperkirakan sekitar 1.000 hingga 1.200 ton setara beras dapat diserap hingga akhir tahun ini. Dengan adanya potensi tambahan ini, Bulog Bengkulu sangat optimistis dapat mencapai target yang lebih tinggi.
Dengan demikian, total serapan beras sepanjang tahun 2026 diproyeksikan akan mencapai antara 5.500 hingga 6.000 ton setara beras. Doddy Syahrial menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengoptimalkan penyerapan gabah petani. Upaya ini bukan hanya untuk menjaga harga jual hasil panen petani, tetapi juga untuk memperkuat stok cadangan beras pemerintah di Bengkulu secara berkelanjutan.
Advertisement
Stok beras yang berhasil terkumpul ini memiliki peran ganda yang sangat penting. Selain berfungsi untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, stok tersebut juga siap dimanfaatkan untuk mendukung berbagai penugasan pemerintah. Ini termasuk potensi penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat, apabila kembali mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada sisa tahun 2026.
Sumber: AntaraNews