Mencicipi Kenyalnya Burgo, Kudapan Lezat Khas Palembang yang Terbuat dari Tepung Beras
Selain Pempek, Palembang memiliki kuliner khas lainnya yang tak kalah lezat.
Selain Pempek, Palembang memiliki kuliner khas lainnya yang tak kalah lezat.
Mencicipi Kenyalnya Burgo, Kudapan Lezat Khas Palembang yang Terbuat dari Tepung Beras
Palembang merupakan ibu kota Provinsi Sumatra Barat yang memiliki luas daerah 400,61 Km. Banyak masyarakat yang mengenal kota ini dengan makanan khasnya, yaitu Pempek dan Jembatan Ampera.
Selain Pempek dan Jembatan Ampera, Palembang memiliki makanan khas lainnya yang patut dicoba ketika sedang berada di sana. Tak hanya itu, kuliner yang satu ini sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai warisan budaya pada tahun 2021.
Penasaran dengan kuliner lezat ini? Simak ulasannya berikut ini.
Namanya Burgo
Makanan khas Palembang itu bernama Burgo. Makanan ini termasuk dalam kategori makanan ringan dan bukan makanan utama.
(Foto: Wikipedia)
Tak hanya itu, ketika bulan Ramadan tiba banyak masyarakat menjual Burgo sebagai menu andalan buka puasa. Tetapi jangan khawatir, Burgo tetap bisa dijumpai ketika hari-hari biasa. Banyak warung Palembang yang menyediakan makanan mirip panekuk ini.
Terbuat dari Tepung Beras
Mengutip dari kikomunal-indonesia.dgip.go.id, proses pembuatan Burgo tidaklah sulit. Bahan-bahan yang diperlukan hanya beras, sagu, setengah kilogram ikan gabus, dan air.
(Foto: kikomunal-indonesia.dgip.go.id)
Dalam penyajiannya, Burgo tampak seperti hidangan kue panekuk atau kue dadar. Bahan yang digunakan untuk membuat adonan tersebut, cukup dari campuran tepung beras, sagu atau tapioka, dan air.
Santap Selagi Hangat
Panekuk dimasak dengan cara digoreng di atas wajan datar selayaknya membuat panekuk pada umumnya. Kemudian setelah matang lalu digulung dan dilipat.
Burgo disajikan dengan kuah berwarna putih yang terbuat dari campuran santan dan juga daging ikan gabus. Apabila ingin membuatnya dengan versi lainnya, bisa menggunakan daging ikan apapun dan juga udang kering ebi.
Kemudian, kuah putih tadi dicampur dengan bahan-bahan yang sudah disebutkan sebelumnya. Kemudian, Burgo lipat dipotong-potong terlebih dahulu sebelum ditaruh piring. Barulah disiram dengan kuah tersebut. Burgo sangat nikmat apabila disajikan hangat.