Sering Merasa Gatal di Area Pusar? Dari Ruam hingga Infeksi, Mungkin Ini Penyebabnya!
Pernah mengalami gatal di bagian pusar? Kira-kira mengapa pusar bisa gatal? Simak penjelasannya di bawah ini!
Gatal bisa terjadi di mana saja—di kepala, jari kaki, atau bahkan ketiak. Tetapi bagaimana jika rasa gatal yang mengganggu itu terjadi di pusar Anda?
Pusar yang gatal bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi jamur, dermatitis, gigitan serangga, hingga reaksi alergi. Sebagian besar penyebabnya tidak serius dan dapat diatasi dengan perawatan di rumah atau kunjungan singkat ke dokter kulit.
Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab pusar gatal dan cara mengatasinya.
1. Dermatitis Kontak
Dermatitis kontak adalah ruam merah yang terasa gatal yang berkembang setelah kulit terpapar zat iritan.
Penyebabnya bisa berupa:
- Sabun baru, deterjen, atau produk perawatan kulit
- Tanaman seperti poison ivy atau poison oak
- Nikel yang terdapat pada kancing celana atau gesper sabuk
Menurut Dr. Jennifer Gordon, dokter kulit bersertifikat dari Westlake Dermatology di Austin, Texas, kancing celana yang terbuat dari nikel sering kali menyebabkan ruam melingkar di sekitar pusar.
Cara Mengatasinya
- Hindari zat yang menyebabkan iritasi.
- Oleskan krim hidrokortison 1% atau lotion calamine untuk mengurangi rasa gatal.
- Gunakan kompres dingin untuk menenangkan kulit yang meradang.
- Ruam biasanya akan sembuh dalam 2 hingga 4 minggu, menurut Mayo Clinic.
2. Eksim
Eksim adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak merah, gatal, dan bengkak.
Menurut Dr. Marisa Garshick, asisten profesor klinis dermatologi di Cornell-New York Presbyterian Medical Center, eksim di area pusar bisa terjadi akibat gesekan atau iritasi kulit.
Eksim biasanya bersifat genetik atau dipicu oleh lingkungan, dan sering kali dimulai sejak masa kanak-kanak.
Cara Mengatasinya
- Hindari pemicu seperti panas, keringat, dan produk beraroma.
- Gunakan pelembap tebal seperti salep untuk menjaga kulit tetap terhidrasi.
- Jika gejala memburuk, konsultasikan dengan dokter kulit untuk pengobatan lebih lanjut.
3. Infeksi Jamur (Kandidiasis)
Jika Anda mengalami ruam merah terang di sekitar pusar yang terasa gatal, bengkak, atau mengeluarkan cairan putih, kemungkinan besar itu adalah infeksi jamur.
Infeksi jamur disebabkan oleh jamur Candida, yang tumbuh subur di area yang hangat dan lembap, seperti lipatan kulit di pusar.
Menurut Cleveland Clinic, infeksi jamur bisa berbau, meskipun tidak selalu menyebabkan bau tidak sedap.
Cara Mengatasinya
- Konsultasikan dengan dokter kulit untuk diagnosis yang akurat.
- Gunakan krim antijamur seperti nystatin, miconazole, clotrimazole, atau ketoconazole sesuai resep dokter.
Jika infeksi sering kambuh, bisa jadi ada kondisi kesehatan lain seperti kadar gula darah tinggi atau penggunaan antibiotik yang sering.
4. Intertrigo
Intertrigo adalah ruam merah yang terasa gatal dan terbakar akibat iritasi kulit yang terkena panas, kelembapan, atau gesekan.
Seperti infeksi jamur, intertrigo sering terjadi di lipatan kulit seperti pusar dan dapat berkembang menjadi infeksi jamur jika tidak diobati.
Cara Mengatasinya
- Jaga area pusar tetap kering dan sejuk dengan handuk atau pengering rambut dalam mode dingin.
- Oleskan salep pelindung seperti Triple Paste untuk mengurangi iritasi.
- Kenakan pakaian yang longgar dan bernapas agar kulit tetap kering.
- Jika kondisi memburuk, segera periksa ke dokter kulit.
5. Infeksi pada Tindik Pusar
Jika Anda memiliki tindik pusar, keringat, sel kulit mati, atau infeksi bisa menyebabkan gatal dan ketidaknyamanan.
Menurut Dr. Garshick, area tindik yang lembap lebih rentan mengalami iritasi dan infeksi, terutama jika menggunakan perhiasan berbahan nikel.
Cara Mengatasinya
- Bersihkan tindikan secara rutin dengan larutan antiseptik sesuai petunjuk dari profesional tindik.
- Oleskan Vaseline atau Aquaphor untuk melindungi kulit (jika direkomendasikan oleh ahli tindik).
- Pastikan tindikan tetap kering setelah mandi dengan menepuknya menggunakan handuk bersih.
Kapan Harus ke Dokter?
Pusar yang gatal selama beberapa hari dan membaik dengan perawatan di rumah biasanya tidak perlu dikhawatirkan.
Namun, segera temui dokter jika:
- Gatal berlangsung lebih dari dua minggu.
- Gatal mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Gatal menyebar ke bagian tubuh lain.
- Disertai gejala serius seperti penurunan berat badan, demam, keringat malam, atau luka terbuka.
- Ruam menyebar dengan cepat dan muncul lepuhan.
Dalam kasus seperti ini, dokter dapat membantu mendiagnosis dan memberikan pengobatan yang sesuai.
Pusar gatal bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari alergi, eksim, infeksi jamur, hingga gigitan serangga. Sebagian besar kasus tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan perawatan sederhana di rumah.
Namun, jika rasa gatal tidak kunjung hilang atau disertai gejala serius, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.