6 Manfaat Seledri untuk Kesehatan, Termasuk Menurunkan Kadar Kolesterol
Selain menambah aroma yang lezat pada masakan, seledri juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang penting.
Seledri (Apium graveolens) atau yang lebih dikenal sebagai daun seledri sering dijadikan pelengkap dalam berbagai masakan. Di Indonesia, seledri biasanya digunakan sebagai taburan pada makanan seperti bakso, bubur ayam, serta hidangan khas lainnya.
Selain memberikan aroma yang menggugah selera, seledri juga memiliki banyak manfaat kesehatan yang penting. Sayuran ini kaya akan serat serta mengandung karbohidrat dan protein yang merupakan bagian dari makronutrisi. Selain itu, seledri juga mengandung berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin A, B, C, E, folat, kalsium, magnesium, kalium, dan kolin.
Menurut informasi dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, berikut adalah beberapa manfaat seledri serta cara pengolahannya agar bermanfaat bagi kesehatan, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, Rabu(22/1/2025).
1. Menurunkan Tekanan Darah
Seledri mengandung fitokimia yang dikenal sebagai phthalides, yang diduga dapat membantu merelaksasi dinding arteri sehingga meningkatkan aliran darah yang sehat.
Selain itu, seledri juga merupakan sumber serat yang baik, di mana konsumsi serat yang tinggi dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
2. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Ekstrak etil asetat yang terdapat dalam daun seledri dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun seledri dapat menurunkan kadar glukosa darah hingga 20 persen.
Untuk menikmati seledri, Anda bisa mencampurnya dengan mentimun agar rasanya lebih segar. Keduanya memiliki indeks glikemik rendah, sehingga dampaknya terhadap kadar gula darah berlangsung lambat. Mentimun juga berperan dalam pengendalian dan pencegahan diabetes.
3. Menurunkan Kadar Kolesterol Tubuh
Selain bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah, daun seledri juga efektif untuk mengatasi masalah kolesterol. Seledri dapat menghambat perkembangan kolesterol jahat dalam tubuh.
Manfaat ini berasal dari kandungan senyawa 3-n-butylphthalide yang sangat tinggi. Senyawa ini dapat membantu mengurangi kadar lemak dalam darah.
Jika Anda sering mengalami masalah kolesterol yang tinggi, cobalah untuk mengonsumsi jus seledri yang dicampur dengan wortel untuk mengurangi aroma khasnya yang kuat.
4. Upaya untuk Mencegah Kanker
Seledri memiliki kandungan antioksidan yang melimpah, yang berfungsi untuk mengatasi radikal bebas yang dapat memicu kanker. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak seledri mengandung dua senyawa dengan potensi antikanker, yaitu apigenin dan luteolin.
Apigenin berperan dalam menghancurkan radikal bebas di dalam tubuh dan dapat memicu kematian sel kanker. Di sisi lain, luteolin, yang merupakan flavonoid alami dalam seledri, berkontribusi terhadap efek antikanker yang dimiliki oleh tanaman ini.
5. Meningkatkan kesehatan usus dan pencernaan
Manfaat lain dari daun seledri adalah kemampuannya dalam meningkatkan kesehatan usus serta pencernaan.
Dengan kandungan air yang tinggi dan serat larut serta tidak larut yang melimpah, seledri dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, mendukung proses penurunan berat badan, serta mencegah dan mengatasi sembelit.
Selain itu, seledri juga berfungsi untuk membersihkan usus dari berbagai racun yang tidak diinginkan.
6. Sebagai anti peradangan
Daun seledri mengandung zat antiperadangan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Terdapat komponen yang disebut phytonutrients dalam seledri, yang berfungsi untuk mencegah terjadinya peradangan dalam tubuh kita.
Selain itu, zat ini juga berperan sebagai antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif. Stres oksidatif terjadi ketika terdapat ketidakstabilan molekul dalam tubuh, yang menyebabkan penumpukan radikal bebas yang berbahaya.