LSI Denny JA Ungkap Kaesang Belum Bisa Dongrak Suara PSI, Elektabilitasnya Hanya 1,5%
LSI Denny JA mengungkapkan kehadiran Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI belum membuat elektabilitas partai naik.
Elektabilitas PSI hanya sebesar 1,5 persen.
LSI Denny JA Ungkap Kaesang Belum Bisa Dongrak Suara PSI, Elektabilitasnya Hanya 1,5%
Direktur Citra Publik Indonesia (CPI) LSI Denny JA Hanggoro Doso Pamungkas menilai, kehadiran Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI belum membuat elektabilitas partai tersebut naik.
Berdasarkan data LSI, elektabilitas partai berlogo mawar tersebut hanya mendapatkan angka sebesar 1,5 persen.
"Kalau PSI hari ini baru dapat 1,5 persen dari data kita. Kali ini ia belum mendapatkan dampak elektoral sebagai partainya Kaesang yang anaknya Jokowi begitu ya," kata Hanggoro di Kantor LSI, Jakarta Timur, Selasa (19/12).
Hanggoro menilai, elektabilitas tersebut dipengaruhi oleh kematangan partai itu sendiri. Hal itu tercermin dari para kader yang terlibat di masyarakat.
"Faktor besar adanya (elektabilitas) partai juga dipengaruhi oleh kematangan partai itu sendiri, mesin-mesin partai politik yang sudah mengakar atau belum," ujar Hanggoro.
Tak hanya itu, Hanggoro mengungkapkan, ketokohan para caleg juga mempengaruhi elektabilitas partai.
"Kemudian soal calegnya. Caleg kan sebagai vote gathers, seberapa kuat atau tidaknya ketokohan para caleg juga mempengaruhi dukungan terhadap partai," tambah Hanggoro.
"Semakin kuat caleg menjadi vote gather di masyarakat, dia akan meningkatkan suara caleg itu sendiri. PSI memiliki tantangan di sana bagaimana selain partai, tokoh-tokohnya, juga para calegnya yang dibawa bisa grab suara untuk meningkatkan partisipasi kelak," sambungnya.
Sebagai informasi, survei ini menggunakan metodologi sampling multi-stage random sampling pada 1.200 responden. Adapun survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen.
Lalu, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner pada 20 November-3 Desember 2023.