Latsar CPNS Kalteng Bekali Abdi Negara Berintegritas untuk Birokrasi Adaptif
Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng tegaskan Latsar CPNS Kalteng bukan formalitas, melainkan pembentuk ASN berintegritas dan agen perubahan birokrasi adaptif.
Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II Angkatan III serta Golongan III Angkatan VI, VII, VIII, IX, X, dan XI di Kalimantan Tengah telah resmi ditutup. Penyelenggaraan Latsar ini bertujuan membentuk abdi negara yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan birokrasi. Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, menyampaikan penegasan ini dalam acara penutupan.
Kegiatan penutupan Latsar CPNS ini berlangsung di Palangka Raya pada Jumat, 10 April 2025. Sunarti menegaskan bahwa Latsar CPNS bukan sekadar formalitas administratif. Ini merupakan gerbang utama pembentukan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang unggul dan profesional.
Latsar CPNS menjadi sarana strategis untuk menghasilkan ASN yang mampu berintegritas dan tangguh. Mereka diharapkan dapat menghadapi tekanan sistem birokrasi yang kompleks. Melalui materi dan pembinaan, CPNS ditempa menjadi pelayan publik yang handal.
Latsar CPNS Kalteng: Fondasi Integritas dan Profesionalisme ASN
Sunarti menegaskan bahwa Latsar CPNS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan gerbang pembentukan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN). "Saudara-saudara (ASN) tidak sedang dilatih menjadi pegawai biasa. Saudara sedang ditempa menjadi pelayan publik yang profesional, berintegritas dan tangguh menghadapi tekanan sistem birokrasi yang kompleks,” jelasnya. Para peserta ditempa untuk menjadi pelayan publik profesional, berintegritas, dan tangguh menghadapi birokrasi.
Di tengah era transformasi besar, birokrasi dituntut mampu bergerak cepat, adaptif, dan responsif. Pemerintah Provinsi Kalteng mendorong berbagai langkah strategis, termasuk digitalisasi pelayanan publik. Penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta percepatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat juga menjadi fokus utama.
Maka seluruh alumni Latsar CPNS Kalteng harus menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing. "Membawa inovasi, bukan sekadar rutinitas, serta memperbaiki sistem, bukan hanya menjalankan sistem yang salah,” tegas Sunarti. Mereka didorong untuk membawa inovasi dan memperbaiki sistem yang ada.
Membentuk Generasi Unggul untuk Kalimantan Tengah Berkah
Sunarti juga menekankan pentingnya karakter generasi unggul Kalimantan Tengah yang meliputi attitude (adab dan sopan santun). Mindset (pemikiran kritis dan kreatif) juga sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan. Karakter unggul, berkarakter, dan belum bahadat menjadi pilar penting bagi ASN.
Selain itu, skill (keterampilan dan inovasi) harus terus diasah oleh setiap ASN. Kombinasi ini akan menciptakan abdi negara yang holistik dan mampu berkontribusi maksimal. Hal ini penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.
"Saya mengajak kita semua untuk terus berkolaborasi dan bekerja keras dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati," seru Sunarti. Tujuannya adalah membangun Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat, menuju Indonesia Emas 2045.
Kelulusan Peserta Latsar CPNS Kalteng dari Berbagai Kabupaten
Kepala BPSDM Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, menyampaikan jumlah peserta Latsar CPNS gelombang II. Sebanyak 280 orang peserta dari gelombang tersebut dinyatakan lulus seluruhnya. Kelulusan ini menandai keberhasilan program pembinaan yang telah dilaksanakan.
Peserta Latsar CPNS Kalteng berasal dari beberapa kabupaten di Kalimantan Tengah. Kabupaten Katingan menyumbang 58 orang peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan. Sementara itu, Kabupaten Lamandau memiliki jumlah peserta terbanyak, yaitu 169 orang.
Dari Kabupaten Seruyan, terdapat 53 orang peserta yang berhasil menyelesaikan Latsar CPNS. Semua peserta ini kini siap berkontribusi sebagai ASN yang baru. Mereka diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai integritas dan profesionalisme yang telah diajarkan.
Sumber: AntaraNews