Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengambil langkah proaktif dengan memfasilitasi pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna. Inisiatif ini menandai komitmen serius dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur di wilayah tersebut.
Pelatihan dasar ini telah dimulai sejak Januari 2026 dan dijadwalkan akan berakhir pada Juni 2026, mencakup metode daring serta tatap muka. Kegiatan ini dirancang untuk membekali para CPNS dengan pengetahuan dan keterampilan yang esensial.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Natuna, Muhammad Alim Sanjaya, menjelaskan bahwa latsar ini merupakan yang perdana dilakukan oleh Pemprov Kepulauan Riau, menunjukkan upaya kolaboratif antar pemerintah daerah.
Advertisement
Advertisement
Implementasi dan Dukungan Pemprov dalam Pelatihan Dasar CPNS Natuna
Pelaksanaan Pelatihan Dasar CPNS Natuna dilakukan secara hibrida, menggabungkan sesi daring dan tatap muka untuk memastikan fleksibilitas serta efektivitas pembelajaran. Sesi tatap muka direncanakan akan berlangsung di Tanjungpinang pada bulan April 2026, memberikan pengalaman langsung bagi para peserta.
Pemprov Kepri menyediakan fasilitas lengkap, termasuk pengajar berkualitas untuk metode daring maupun tatap muka, serta sarana dan prasarana penunjang selama kegiatan latsar. Dukungan ini memastikan seluruh CPNS mendapatkan bimbingan optimal selama proses pelatihan.
Dari Natuna, total 17 peserta mengikuti latsar, terdiri atas tujuh dokter dan sepuluh tenaga teknis. Muhammad Alim Sanjaya menjelaskan, "Saat ini kegiatan melalui daring dan kegiatan tatap muka direncanakan dilaksanakan di Tanjungpinang pada April. Dari kita sekitar total 17 orang. Untuk 17 peserta tersebut, terdiri atas tujuh dokter dan 10 tenaga teknis."
Advertisement
Advertisement
Membentuk ASN Profesional dan Berintegritas Melalui Latsar
Kerja sama antara Pemprov, Pemkab, dan Pemkot di Kepri bertujuan utama menciptakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berintegritas tinggi. Hal ini diwujudkan melalui implementasi nilai-nilai BerAKHLAK yang menjadi dasar etos kerja ASN.
Melalui Latsar, para CPNS dibekali beragam materi penting, mulai dari wawasan kebangsaan hingga nilai-nilai dasar ASN. Mereka juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang etika pelayanan publik serta penguatan karakter yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Natuna turut memberikan dukungan nyata dengan menyediakan bantuan uang transportasi bagi CPNS asal Natuna yang harus mengikuti sesi tatap muka di Tanjungpinang. Ini menunjukkan komitmen Pemkab dalam mendukung kelancaran pelatihan bagi pegawainya.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Bersama dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Aparatur
Kolaborasi antara Pemprov Kepri dan Pemkab Natuna dalam Latsar ini disambut baik sebagai langkah strategis dalam membentuk karakter ASN sejak awal masa pengabdian mereka. Pentingnya pelatihan ini ditekankan untuk memastikan CPNS siap mengemban tugas negara.
Latsar ini menjadi bagian integral dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan pemerintahan. Khususnya bagi CPNS yang baru bergabung dalam birokrasi, pelatihan ini menjadi fondasi penting.
Muhammad Alim Sanjaya menegaskan bahwa CPNS diwajibkan mengikuti latsar. "Mereka (CPNS) wajib mengikuti latsar karena sudah satu tahun diangkat, jika mereka tidak ikut akan menyulitkan mereka ke depannya," katanya, menekankan urgensi program ini untuk jenjang karir mereka di masa mendatang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews