Wali Kota Banjarbaru Sambut Disabilitas di Idul Fitri, Tegaskan Komitmen Inklusif
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby secara sederhana menyambut rombongan disabilitas saat Idul Fitri, menegaskan komitmennya untuk kebijakan yang inklusif bagi seluruh masyarakat. Simak selengkapnya di sini.
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menyambut rombongan penyandang disabilitas di kediaman dinasnya saat perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Minggu, 23 Maret 2026. Pertemuan ini berlangsung secara sederhana, mencerminkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak merayakan Lebaran secara berlebihan. Suasana silaturahim yang hangat tetap terasa meskipun tanpa agenda gelar griya resmi, menunjukkan esensi kebersamaan yang tulus.
Rombongan tamu istimewa ini berasal dari Yayasan Tuna Netra Nusantara, yang dipimpin oleh Sigit. Mereka diterima langsung oleh Wali Kota Erna Lisa Halaby di ruang tamu rumah dinasnya, menunjukkan perhatian khusus pemerintah daerah terhadap kelompok rentan. Pertemuan ini menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan mendengarkan aspirasi di momen Lebaran yang penuh berkah.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Erna Lisa Halaby menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena seharusnya ia yang mendatangi tempat mereka. Ia juga menegaskan kembali komitmen kuatnya untuk terus memperhatikan kesejahteraan penyandang disabilitas di Kota Banjarbaru, memastikan hak-hak mereka terpenuhi.
Komitmen Wali Kota terhadap Inklusivitas dan Kesetaraan
Wali Kota Erna Lisa Halaby menyatakan perhatiannya terhadap kelompok disabilitas telah dilakukan sejak lama, bahkan saat ia masih menjabat sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial di Sekretariat Daerah Kota. Pengalaman ini membentuk dasar komitmennya yang kuat dalam memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas. Dengan kewenangan sebagai kepala daerah saat ini, ia memiliki kesempatan lebih besar untuk memaksimalkan upaya pemberdayaan dan kesejahteraan mereka.
Ia bertekad untuk mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Banjarbaru, memastikan setiap program pembangunan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tujuannya adalah memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam kemajuan kota, termasuk para penyandang disabilitas yang seringkali terpinggirkan. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi semua warga Banjarbaru.
“Kami ingin kebijakan hadir untuk semua dan tidak boleh ada yang tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tegas Erna Lisa Halaby. Ia menambahkan bahwa ini adalah komitmen yang akan terus dijalankan selama masa kepemimpinannya, dengan fokus pada aksesibilitas dan kesempatan yang setara.
Silaturahim Hangat dan Dukungan Berkelanjutan
Meskipun perayaan Idul Fitri diselenggarakan secara sederhana, tanpa tenda besar atau jamuan mewah, suasana silaturahim antara Wali Kota dan rombongan disabilitas berlangsung penuh kehangatan dan keakraban. Pertemuan ini membuktikan bahwa esensi Lebaran adalah kebersamaan, saling berbagi, dan mempererat tali persaudaraan, bukan kemewahan. Ini juga menunjukkan kepatuhan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam momen penuh keakraban tersebut, pihak Yayasan Tuna Netra Nusantara juga menyampaikan harapan agar Wali Kota dapat hadir dalam kegiatan pengajian rutin bulanan mereka. Ini menunjukkan keinginan kuat komunitas disabilitas untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dan berkelanjutan dengan pemimpin daerahnya, serta mendapatkan dukungan moral. Undangan ini disambut positif oleh Wali Kota dengan antusias.
“Insyaallah saya akan datang dan hadir bukan sebagai wali kota, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar yang saling belajar dan saling menguatkan sehingga tetap gembira menjalani kehidupan,” ujar Erna Lisa Halaby. Pernyataan ini menunjukkan kerendahan hati dan keinginan untuk berinteraksi secara personal, melampaui sekat jabatan, serta membangun ikatan emosional yang kuat.
Pertemuan ditutup dengan kesan yang sangat positif dan menyentuh, di mana Wali Kota Erna Lisa Halaby mengantar langsung rombongan hingga depan rumah dinasnya. Ia bahkan menyalami satu per satu penyandang disabilitas sebelum mereka kembali, menunjukkan rasa hormat, empati, dan kepedulian yang mendalam terhadap setiap individu.
Sumber: AntaraNews