Vaksinasi PMK OKU Timur: 5.000 Hewan Ternak Divaksinasi untuk Cegah Wabah
Pemerintah Kabupaten OKU Timur telah memvaksinasi 5.000 hewan ternak untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), memastikan keamanan pangan dan melindungi sektor peternakan di daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, secara proaktif gencar melaksanakan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Inisiatif ini menyasar ribuan hewan ternak peliharaan masyarakat di berbagai wilayah.
Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan setempat, sebanyak 5.000 hewan ternak telah berhasil divaksin selama periode Januari hingga Maret 2026. Langkah masif ini diambil untuk membendung potensi penyebaran wabah PMK yang dapat mengancam sektor peternakan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur, Untung Sutoyo, menegaskan bahwa vaksinasi ini merupakan bagian dari program nasional. Tujuannya adalah melindungi sektor peternakan dan memastikan keamanan pangan, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Strategi Jemput Bola dan Target Vaksinasi PMK OKU Timur
Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur membentuk tim khusus yang bergerak secara aktif untuk melakukan vaksinasi secara jemput bola. Tim ini menyambangi langsung lokasi peternakan hingga ke pelosok desa untuk memberikan suntikan vaksin PMK.
Fokus utama vaksinasi diberikan kepada hewan ternak yang sehat dan telah berusia minimal dua minggu. Jenis hewan yang menjadi target meliputi sapi, kerbau, dan domba, yang merupakan komoditas penting bagi peternak lokal.
Target 5.000 hewan ternak yang sudah divaksin menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten dalam menjaga kesehatan hewan. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan kekebalan komunal di antara populasi ternak di OKU Timur.
Meskipun belum ada kasus PMK yang terdeteksi di OKU Timur, upaya pencegahan dini dianggap krusial. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kekebalan tubuh hewan ternak dan mencegah masuknya wabah ke wilayah tersebut.
Komitmen Berkelanjutan dan Peran Aktif Peternak
Program pemberian vaksin PMK bagi hewan ternak merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat. Ini adalah bagian dari strategi nasional untuk melindungi sektor peternakan dari penyakit menular yang berpotensi membahayakan.
Penyakit PMK tidak hanya mengancam kesehatan ternak, tetapi juga berpotensi memengaruhi kesehatan manusia melalui konsumsi produk hewani. Oleh karena itu, memastikan keamanan daging melalui vaksinasi menjadi prioritas utama.
Program vaksinasi ini tidak hanya berhenti pada Maret 2026, melainkan akan terus digulirkan sepanjang tahun. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemkab OKU Timur dalam memastikan daerahnya bebas dari penyebaran PMK secara berkelanjutan.
Para peternak diimbau untuk berperan aktif dengan segera melaporkan hewan ternaknya ke Dinas Peternakan setempat agar mendapatkan dosis vaksin. Partisipasi peternak sangat vital untuk menjaga kekebalan ternak menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Sumber: AntaraNews