Timnas Putri Indonesia Takluk 0-5 dari Vietnam di Semifinal SEA Games 2025
Timnas Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam setelah kalah telak 0-5 dalam laga semifinal sepak bola putri SEA Games Thailand 2025. Kekalahan ini membuat Timnas Putri Indonesia akan memperebutkan medali perunggu.
Timnas Putri Indonesia menelan kekalahan pahit saat menghadapi Vietnam dalam pertandingan semifinal sepak bola putri SEA Games Thailand 2025. Laga yang berlangsung di National Sport University, Chonburi, pada Minggu, berakhir dengan skor telak 0-5 untuk keunggulan Vietnam. Hasil ini menghentikan langkah Skuad Garuda Pertiwi menuju final, namun peluang meraih medali perunggu masih terbuka lebar.
Gol-gol kemenangan Vietnam dicetak oleh Nguyen Thi Bich Thuy pada menit ke-28 dan 80, Pham Hai Yen pada menit ke-49 dan 58, serta Huynh Nhu di menit ke-86. Dominasi Vietnam terlihat sepanjang pertandingan, memaksa pemain Indonesia lebih banyak bertahan. Meskipun demikian, Timnas Putri Indonesia masih berkesempatan membawa pulang medali perunggu.
Tim asuhan Akira Higashiyama ini akan menghadapi tim yang kalah dari pertandingan semifinal lainnya, antara Thailand melawan Filipina. Laga perebutan medali perunggu dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu (17/3). Ini menjadi kesempatan terakhir bagi Timnas Putri Indonesia untuk meraih prestasi di ajang SEA Games kali ini.
Dominasi Vietnam Sejak Awal Laga
Sejak peluit sepak mula dibunyikan, Vietnam langsung mengambil inisiatif menyerang dan mendominasi jalannya pertandingan. Fase awal permainan sepenuhnya menjadi milik Vietnam, yang membuat para pemain Timnas Putri Indonesia harus bekerja keras di lini pertahanan mereka sendiri. Tekanan terus-menerus dilancarkan oleh para pemain Vietnam.
Peluang emas pertama Vietnam datang melalui Pham Hai Yen yang berhasil menembus pertahanan Indonesia, namun sepakannya masih melebar dari gawang yang dijaga Iris De Rouw. Pertahanan Indonesia akhirnya jebol pada menit ke-28 setelah tangan Gea Yumanda mengenai bola di kotak terlarang. Wasit pun tanpa ragu memberikan hadiah penalti kepada Vietnam.
Nguyen Thi Bich Thuy yang ditunjuk sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, menaklukkan kiper De Rouw dan membawa Vietnam unggul 1-0. Setelah unggul satu gol, Vietnam tampil semakin percaya diri dan terus menekan. Indonesia sempat memberikan ancaman melalui pergerakan Sheva Imut, namun tembakannya tidak tepat sasaran. Keunggulan 1-0 untuk Vietnam bertahan hingga babak pertama usai.
Gempuran Tak Terbendung di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Timnas Putri Indonesia mencoba bangkit dan sempat menciptakan peluang bagus untuk memperkecil ketertinggalan. Sepakan Sheva Imut mengenai tiang gawang, namun bola pantulnya gagal dimanfaatkan oleh Claudia Scheunemann. Sayangnya, momentum ini tidak bertahan lama bagi Indonesia.
Pada menit ke-48, gawang Indonesia kembali kebobolan dengan cara yang kurang beruntung. Kiper De Rouw mencoba menyepak bola penguasaannya, namun bola justru mengenai kepala Pham Hai Yen dan masuk ke gawang sendiri, membuat skor menjadi 2-0 untuk Vietnam. Pham Hai Yen kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-58 setelah bergerak cepat menyambut umpan silang dan menyambarnya dengan mudah, mengubah skor menjadi 3-0.
Pelatih Akira Higashiyama memutuskan untuk mengganti kiper De Rouw dengan Alleana Ayu Arumy pada menit ke-61, setelah gawang Indonesia kemasukan tiga gol. Namun, Ayu juga harus memungut bola dari gawangnya sendiri pada menit ke-80, ketika sundulan Nguyen Bich Thuy dari situasi tendangan sudut melesak masuk, menjadikan skor 4-0. Vietnam menutup pesta golnya pada menit ke-86 melalui Huynh Nhu yang memenangi duel sprint dengan bek Emily Nahon dan sukses menceploskan bola ke gawang Indonesia.
Sumber: AntaraNews