Targetkan 35 Ribu Pengunjung, Indonesia Comic Con dan Anime Con 2025 Digelar Bersamaan
Indonesia Comic Con dan Anime Con 2025 akan menyatukan budaya pop barat dan timur dalam satu event akbar di Jakarta, menargetkan puluhan ribu pengunjung dan mendukung ekonomi kreatif nasional.
Indonesia Comic Con dan Indonesia Anime Con 2025 akan diselenggarakan secara bersamaan pada tanggal 25 hingga 26 Oktober 2025. Acara akbar ini bertempat di Jakarta International Convention Center, sebuah lokasi strategis untuk menarik massa. Penyelenggara menargetkan kehadiran 30.000 hingga 35.000 pengunjung dari berbagai kalangan.
Kolaborasi dua acara budaya pop terbesar ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan ekonomi kreatif nasional. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyambut baik inisiatif ini. Beliau melihat potensi besar dalam menyatukan penggemar budaya pop barat dan timur.
Penggabungan event ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara #OktoBerkreasi, yang bertepatan dengan perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober. Tujuannya adalah untuk menciptakan pameran pasar yang fleksibel dan mendukung promosi karya-karya lokal. Ini akan menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkolaborasi dan berinovasi.
Dukungan Pemerintah dan Penguatan Ekonomi Kreatif
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, secara langsung menyatakan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Indonesia Comic Con dan Indonesia Anime Con 2025. Kolaborasi ini dipandang sebagai langkah strategis dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Pemerintah berharap acara semacam ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata.
Irene Umar juga menyarankan agar acara ini dapat mengundang asosiasi atau komunitas board games. "Event ini juga bisa coba mengundang asosiasi atau komunitas board games untuk showcase sehingga setiap pengunjung yang datang bisa merasakan experience yang beda tiap tahunnya," katanya. Hal ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman pengunjung dan menawarkan variasi hiburan.
Lebih lanjut, Wamen Ekraf menekankan dampak sosial positif yang bisa dihasilkan dari acara ini. "Kegiatan ini pun bisa memberi dampak sosial yang positif bagi para pejuang ekraf untuk menghasilkan karya-karya kolaboratif lain," tambahnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberdayakan pelaku ekonomi kreatif melalui platform seperti ini.
Penyelenggaraan event ini juga akan meramaikan Hari Ekraf Nasional yang jatuh pada 24 Oktober. "Kami berharap event ini bisa meramaikan dari kegiatan #OktoBerkreasi sebagai bentuk market exhibition yang flexible sehingga bisa masuk dalam rangkaian acara Hari Ekraf Nasional yang mendukung promosi," ujar Irene Umar. Ini menggarisbawahi peran event sebagai bagian integral dari agenda nasional.
Inovasi dan Daya Tarik Baru di Indonesia Comic Con dan Anime Con 2025
Lulu Anwar, selaku manajer proyek, mengungkapkan bahwa penggabungan Indonesia Comic Con dan Indonesia Anime Con 2025 merupakan inovasi besar tahun ini. Kedua acara yang biasanya digelar terpisah, kini akan menyatu untuk menawarkan pengalaman yang lebih komprehensif. Ini memungkinkan penggemar budaya pop barat dan timur untuk berkumpul dalam satu wadah.
Acara gabungan ini tidak hanya menyatukan dua budaya pop besar, tetapi juga akan menampilkan berbagai kejutan. "Tahun ini juga bakal ada IP lokal yang mau launching khusus untuk event ini dan area board games yang disebut gaming zone dengan kolaborasi bersama board game enthusiast," kata Lulu Anwar. Ini menandai komitmen untuk mempromosikan kekayaan intelektual lokal.
Beragam aktivitas menarik telah disiapkan untuk memanjakan para pengunjung Indonesia Comic Con dan Anime Con 2025. Beberapa di antaranya meliputi acara jumpa talenta, penampilan band dari musisi ternama, serta kompetisi cosplay yang selalu dinanti. Panel film dan acara bincang-bincang dengan para ahli industri juga akan mengisi jadwal acara.
Selain itu, akan ada pula berbagai lokakarya interaktif yang memungkinkan pengunjung untuk belajar dan berkreasi. Dengan target 30.000 hingga 35.000 pengunjung, acara ini diharapkan menjadi magnet bagi komunitas penggemar. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menjadi platform penting bagi pengembangan industri kreatif di Indonesia.
Sumber: AntaraNews