SAR Timika Cari Pemancing Hilang di Pelabuhan Pomako Mimika
Tim SAR Timika bergerak cepat mencari Robianus Kehek, seorang pemancing yang dilaporkan hilang setelah jatuh di Pelabuhan Pomako, Mimika. Insiden ini memicu pencarian intensif.
Tim SAR Gabungan di Timika segera melancarkan operasi pencarian terhadap Robianus Kehek, seorang pemuda berusia 18 tahun, yang dilaporkan hilang setelah jatuh di area Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Insiden ini terjadi pada Minggu (15/3) dini hari, memicu respons cepat dari otoritas setempat. Upaya pencarian melibatkan berbagai pihak untuk menemukan korban.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y Batlajery, mengonfirmasi bahwa Kantor SAR Timika menerima laporan kejadian ini pada Minggu pagi dari Ayub Sesa. Menurut keterangan pelapor, Robianus Kehek sedang memancing ikan sejak pukul 02.00 WIT sebelum terpeleset dan jatuh ke laut sekitar pukul 05.00 WIT. Saksi mata sempat melihat korban berenang namun kemudian menghilang.
Keluarga korban dan masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian awal di sekitar lokasi kejadian, namun tidak membuahkan hasil. Oleh karena itu, laporan segera disampaikan kepada pihak SAR Timika untuk mendapatkan bantuan profesional. Tim penyelamat langsung diberangkatkan ke lokasi untuk memulai operasi pencarian yang lebih terstruktur dan luas.
Kronologi Jatuhnya Pemancing di Pelabuhan Pomako
Robianus Kehek memulai aktivitas memancingnya di Pelabuhan Pomako sejak dini hari, sekitar pukul 02.00 WIT, saat suasana masih gelap. Pelabuhan ini dikenal sebagai salah satu titik strategis untuk aktivitas perikanan di Mimika. Kondisi gelap dan kemungkinan licinnya area dermaga patut menjadi perhatian bagi para pemancing.
Sekitar tiga jam setelah memulai memancing, tepatnya pukul 05.00 WIT, insiden nahas itu terjadi. Korban dilaporkan terpeleset dari dermaga dan langsung jatuh ke dalam air. Kejadian ini disaksikan oleh beberapa orang yang berada di sekitar lokasi.
Saksi mata yang melihat kejadian tersebut menyebutkan bahwa Robianus sempat terlihat berenang setelah jatuh. Namun, tak lama kemudian, korban tidak terlihat lagi di permukaan air, menimbulkan kekhawatiran serius. Upaya pencarian mandiri oleh keluarga dan warga sekitar pun segera dilakukan.
Setelah upaya awal tidak membuahkan hasil, Ayub Sesa, yang menjadi pelapor, segera memberitahukan insiden ini kepada petugas jaga di Dermaga SAR Timika. Laporan cepat ini memungkinkan tim penyelamat untuk segera merespons dan mempersiapkan operasi pencarian.
Operasi Pencarian Intensif SAR Timika
Mendapatkan laporan mengenai pemancing hilang di Pelabuhan Pomako, Kantor SAR Timika tidak membuang waktu. Charles Y Batlajery menyatakan bahwa tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Respons cepat ini menunjukkan kesigapan tim dalam menangani situasi darurat di perairan.
Tim penyelamat dilengkapi dengan perahu karet berkecepatan tinggi, yakni 25 PK, untuk memastikan mobilitas yang efektif di area perairan Pelabuhan Pomako. Peralatan ini sangat penting untuk menyisir area yang luas dan mempercepat proses pencarian korban. Kondisi perairan dan cuaca juga menjadi faktor pertimbangan.
Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan Tim SAR Gabungan. Selain personel SAR, keluarga korban dan masyarakat setempat juga turut aktif membantu dalam upaya pencarian. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penemuan Robianus Kehek.
Fokus pencarian meliputi area sekitar titik jatuh korban dan perairan di sekitarnya, mempertimbangkan arus laut yang mungkin membawa korban. Pihak SAR Timika terus berkoordinasi dengan semua elemen yang terlibat untuk memastikan pencarian berjalan optimal.
Sumber: AntaraNews