Puncak Bogor Diprediksi Padat, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Pengemudi diingatkan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengingat medan tanjakan yang berat.
Kawasan wisata Puncak di Kabupaten Bogor diprediksi akan tetap menjadi tujuan utama wisatawan saat libur panjang akhir pekan ini. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, pihak kepolisian telah menyiapkan beragam skenario rekayasa lalu lintas.
Iptu Ardian Novianto, KBO Satlantas Polres Bogor mengungkapkan, meskipun libur panjang pada Jumat, Sabtu, dan Minggu kali ini diperkirakan tidak akan terlalu signifikan, kemacetan di jalur Puncak tetap harus diwaspadai.
"Libur panjang Jumat, Sabtu, Minggu masih sama. Memang tidak terlalu signifikan kalau long weekend, Jumat Sabtu, Minggu relatif masih sama seperti yang terjadi kemarin," kata Ardian Novianto dalam keterangannya pada Jumat (27/6).
Rekayasa Lalu Lintas Tanpa Contra Flow
Polisi mengungkapkan, rekayasa lalu lintas akan tetap diterapkan, namun tanpa menggunakan contra flow. Penyebabnya, ruas jalan yang biasa digunakan untuk contra flow sedang dilakukan pelebaran dari KM 44 hingga KM 46, sehingga opsi tersebut tidak bisa diterapkan.
"Karena contra flow tidak mungkin dilaksanakan, karena ruas contra flow itu sedang dilakukan pelebaran jalan dari KM 44 sampai dengan KM 46. Sehingga untuk jalur contra flow tidak kita laksanakan," jelasnya.
Namun demikian, polisi akan menerapkan sistem ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB untuk membatasi kendaraan yang melintas di jalur Puncak. Jika arus kendaraan semakin padat, rekayasa lalu lintas berupa one way siap diberlakukan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Iptu Ardian juga mengimbau wisatawan yang hendak berlibur ke Puncak untuk mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, terutama terkait dengan sistem ganjil genap.
"Untuk wisatawan yang akan ke jalur Puncak pertama memakai kendaraan sesuai dengan plat nomor, karena kita terapkan ganjil genap, agar tidak diputarbalikan," ujar Ardian.
Dia juga mengingatkan pengemudi untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengingat medan tanjakan yang berat.
"Siapkan kendaraan yang betul-betul prima, agar tidak mogok di tanjakan. Terus tetap patuhi rambu lalu lintas, patuhi arahan petugas di lapangan," tambahnya.
Selain itu, Ardian mengingatkan wisatawan untuk tidak parkir sembarangan, terutama di bahu jalan atau dekat pohon dan tebing yang rawan longsor.
"Tidak parkir di bahu jalan sembarangan, tidak parkir di pinggir tebing atau pohon karena rawan longsor dan tumbang," tandasnya.