Prabowo Ungkap Alasan Kumpulkan Menteri di Hambalang: Evaluasi Kinerja hingga Bahas Gejolak Dunia
Retret Kabinet Merah Putih digelar Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan mengumpulkan anggota Kabinet Merah Putih untuk retret awal tahun di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1). Prabowo mengatakan retret kabinet untuk mengevaluasi kerja di tahun 2025.
"Kita dapat berkumpul di siang hari ini di Hambalang, Jawa Barat, hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang di Padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun," kata Prabowo dalam Taklimat Awal Tahun di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).
"Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu," sambung Prabowo.
Bahas Kinerja hingga Dinamika Global
Selain itu, kata dia, retret tersebut akan membahas langkah-langkah ke depan di tengah dinamika dan gejolak dunia. Termasuk, pencapaian program yang harus dilewati pemerintah tahun ini.
"Selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia. Dan selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan sasaran-sasaran apa yang harus kita capai," tutur dia.
Prabowo mengatakan bahwa kondisi bangsa Indonesia penuh dengan tantangan dan cobaan. Salah satunya, bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatra dan daerah-daerah lainnya.
"Yang terakhir tentunya kita memahami benar bencana-bencana yang terjadi di tiga provinsi di Aceh, tapi juga di beberapa tempat-tempat lain di Jawa Barat, juga di Jawa Timur, Jawa Tengah di beberapa tempat di lain," ujar Prabowo.
Prabowo Janji Buktikn Kekuatan Dimiliki Indonesia
Dia pun menyadari bahwa Indonesia merupakan negara yang kuat dan mampu melewati berbagai cobaan dan tantangan. Prabowo berjanji akan terus membuktikan kekuatan yang dimiliki negara kepada masyarakat.
"Kita hadapi itu dan dengan kita hadapi itu kita memahami benar bahwa ternyata negara kita sesungguhnya memiliki kekuatan negara kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri," jelas dia.
"Kepada elit kita bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan kita memahami itu dan kita terus telah membuktikan itu di tahun 2025 dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini," sambung Prabowo.