Prabowo Siapkan Instruksi Presiden untuk Lindungi Gajah Sumatera dan Borneo
Langkah ini sebagai wujud perhatian Prabowo terhadap upaya konservasi satwa di tanah air.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana untuk mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) guna melindungi populasi serta habitat gajah. Ia menilai langkah ini sebagai wujud perhatian Prabowo terhadap upaya konservasi satwa di tanah air.
"Bapak Presiden sedang menyiapkan satu Inpres dan satu Keppres. Yang pertama adalah Inpres tentang penyelamatan populasi dan habitat Gajah Sumatera dan Gajah Borneo," jelas Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (12/3/2026).
Raja Juli juga menyampaikan bahwa banyak aktivis konservasi, baik dari dalam negeri maupun internasional, yang memberikan apresiasi terhadap kepedulian Prabowo dalam hal konservasi satwa dan taman nasional. Selain mengeluarkan inpres mengenai gajah, Prabowo juga berencana untuk membentuk satuan tugas yang fokus pada pendanaan dan pengelolaan 57 Taman Nasional.
"Saya banyak bertemu dengan aktivis konservasi internasional maupun Indonesia, dan mereka sangat mengapresiasi, mereka mengatakan bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto adalah presiden yang paling peduli terhadap konservasi satwa dan taman nasional Indonesia," tuturnya.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini, populasi gajah di Indonesia semakin terancam, dengan gajah kantong yang tersisa hanya 21 dari sebelumnya 42. Oleh karena itu, Raja Juli menekankan perlunya intervensi pemerintah untuk melindungi populasi gajah agar tidak punah.
"Kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan. Dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan iconic species di Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan punah," ungkapnya.
Gajah Salah Satu Hewan Disukai Prabowo
Raja Juli menyatakan bahwa gajah adalah salah satu hewan yang sangat disukai oleh Prabowo. Dalam waktu dekat, Prabowo akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) yang akan mengarahkan menteri terkait untuk berkolaborasi dengan Kementerian Kehutanan dalam upaya menyelamatkan populasi gajah.
"Contohnya, di HGU yang sudah terbit, sawit yang terbit di Sumatera, akan dibentuk apa yang disebut sebagai Area Preservasi. Ya, area preservasi yaitu sebuah wilayah yang memungkinkan ada koridor gajah, antar kantong tadi, sehingga gajah ini dapat bergerak dari satu kantong ke kantong yang lain. Jadi ini sangat penting sekali," jelasnya.
Selain itu, Prabowo juga telah memberikan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) miliknya di Aceh untuk melindungi habitat gajah Sumatra. Terdapat total 90.000 hektare lahan konsesi di Aceh yang diserahkan Prabowo untuk habitat gajah.
"Ini bagian sekali lagi, kenapa para aktivis konservasi mengatakan bahwa Pak Presiden Prabowo ini merupakan presiden yang sangat peduli dengan konservasi satwa di Indonesia, terutama gajah, karena tindakan yang beliau yang sedemikian konkrit dalam menyelamatkan satwa kita ini," pungkas Raja Juli.