Prabowo Ajak Pemimpin Dunia ke Bali Ocean Impact Summit 2026 di Davos
Presiden Prabowo Subianto mengundang para pemimpin global untuk menghadiri Bali Ocean Impact Summit 2026 saat berbicara di Davos, menegaskan komitmen Indonesia pada keberlanjutan laut dan sumber daya maritim.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengundang para pemimpin negara dan tokoh global terkemuka untuk berpartisipasi dalam Ocean Impact Summit. Acara penting ini dijadwalkan akan berlangsung pada Juni 2026 di Bali, Indonesia. Undangan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato khususnya di hadapan World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1).
Dalam forum internasional bergengsi tersebut, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Ocean Impact Summit yang pertama. Ia juga menegaskan komitmen kuat pemerintahannya untuk mendukung penuh acara tersebut, yang akan diselenggarakan bekerja sama dengan World Economic Forum. “Saya menantikan pertemuan dengan Anda semua di Indonesia, di mana kami akan menjadi tuan rumah Ocean Impact Summit pertama kami di Bali pada Juni mendatang,” ujar Prabowo kepada para pemimpin dunia.
Penyelenggaraan Bali Ocean Impact Summit 2026 ini menggarisbawahi tekad Indonesia untuk memperkuat kolaborasi global. Tujuannya adalah untuk melindungi dan mengelola lautan serta sumber daya kelautan secara berkelanjutan. Sebagai pemimpin negara kepulauan yang diberkahi perairan luas, Presiden Prabowo juga mengungkapkan keprihatinan mendalamnya terhadap isu-isu maritim.
Komitmen Indonesia untuk Kelestarian Laut
Indonesia, dengan tiga perempat wilayahnya berupa lautan, memiliki perhatian besar terhadap masa depan ekosistem maritim. Presiden Prabowo menegaskan bahwa kepedulian ini menjadi landasan utama bagi inisiatif Bali Ocean Impact Summit 2026. Komitmen ini tidak hanya mencerminkan posisi geografis Indonesia, tetapi juga perannya sebagai penjaga keanekaragaman hayati laut global.
Pemerintah Indonesia melihat summit ini sebagai platform vital untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam konservasi laut. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya maritim. Dengan demikian, Indonesia berharap dapat menginspirasi negara-negara lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian laut yang lebih luas.
Fokus pada keberlanjutan laut sangat relevan mengingat tantangan global seperti perubahan iklim, polusi plastik, dan penangkapan ikan ilegal. Melalui Prabowo Ocean Impact Summit, Indonesia berupaya memimpin diskusi dan mencari solusi konkret. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan kelestarian laut bagi generasi mendatang.
Peran Tokoh Global dan Visi Prabowonomics
Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa Ray Dalio, seorang filantropis dan manajer hedge fund terkemuka, diharapkan akan menghadiri Bali Ocean Impact Summit. “Saya yakin Bapak Ray Dalio adalah salah satu pelopor dalam penelitian kelautan,” kata Prabowo. Ia merujuk pada inisiatif eksplorasi laut nirlaba Dalio, OceanX, dan kapalnya, OceanXplorer, sebagai bukti kontribusi signifikan Dalio dalam bidang ini.
Pidato khusus Presiden Prabowo disampaikan di Congress Hall, lokasi utama WEF Annual Meeting 2026. Ia berbagi panggung dengan pemimpin dunia lainnya, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kehadiran dan pidatonya di forum global ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan peran aktifnya di kancah internasional.
Melalui forum tersebut, pemimpin Indonesia juga mempresentasikan visi pemerintahannya, berbagai pencapaian, dan strategi ekonomi yang oleh para pengamat dan ahli disebut sebagai “Prabowonomics”. Visi ini mencakup upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan perhatian khusus pada sektor maritim sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional.
Sumber: AntaraNews