PPIH Embarkasi Makassar Ingatkan Jemaah Calon Haji Jaga Fisik Optimal untuk Ibadah Haji
Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar Asa Afiif menekankan pentingnya Jemaah Calon Haji (JCH) menjaga fisik dan meluruskan niat, mengingat ibadah haji adalah ibadah fisik dengan puncak Wukuf di Arafah.
Makassar, 2 Mei — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, melalui Sekretaris Asa Afiif, memberikan imbauan penting kepada seluruh Jemaah Calon Haji (JCH) untuk mempersiapkan fisik secara optimal dan menjaga niat selama menunaikan ibadah haji. Pesan ini disampaikan saat pelepasan keberangkatan JCH Kelompok Terbang (Kloter) 15 Embarkasi Makassar di Makassar.
Asa Afiif mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang menuntut kekuatan fisik dan mental yang prima. Ia menekankan bahwa tidak semua orang mendapatkan kesempatan emas ini, sehingga para jemaah yang hadir adalah individu-individu pilihan yang beruntung mendapatkan panggilan dari Allah SWT.
Perjalanan suci menuju Tanah Suci, Makkah, penuh dengan tantangan dan rintangan, sehingga menjaga kesehatan fisik sejak awal keberangkatan menjadi kunci utama. Puncak ibadah haji yang sesungguhnya adalah saat Wukuf di Arafah, bukan ibadah sunah di Madinah, sehingga jemaah diminta untuk tidak terlalu memforsir tenaga di awal perjalanan.
Pentingnya Kesiapan Fisik Optimal untuk Ibadah Haji
Asa Afiif secara tegas menyatakan bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik yang memerlukan stamina dan daya tahan tubuh yang kuat. Oleh karena itu, jemaah diimbau untuk tidak terlalu memforsir diri dengan ibadah sunah ketika tiba di Madinah. Fokus utama harus tertuju pada persiapan fisik untuk puncak ibadah haji.
Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang tidak dapat digantikan dan menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah haji seseorang. Dengan waktu sekitar satu bulan sebelum mencapai puncak ibadah ini, menjaga ritme ibadah dan kondisi fisik agar tetap prima menjadi sangat esensial.
Kondisi cuaca di Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia serta padatnya aktivitas selama berhaji menuntut jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum berangkat dan menjaga pola hidup sehat selama di Tanah Suci adalah langkah krusial.
Meluruskan Niat Demi Haji Mabrur
Selain persiapan fisik, Asa Afiif juga mengingatkan seluruh jemaah untuk senantiasa meluruskan niat dalam menunaikan ibadah haji. Niat harus semata-mata karena Allah SWT, bukan karena tujuan duniawi lainnya.
Kesempatan untuk berhaji adalah anugerah yang patut disyukuri, mengingat banyak orang yang telah mendaftar namun belum mendapatkan giliran. Dengan niat yang tulus dan ikhlas, diharapkan setiap jemaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Meluruskan niat akan membantu jemaah tetap fokus pada esensi ibadah, menghadapi setiap tantangan dengan sabar, dan memaksimalkan setiap momen di Tanah Suci untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Detail Keberangkatan Kloter 15 Embarkasi Makassar
Kloter 15 Embarkasi Makassar yang diberangkatkan kali ini berjumlah 393 orang. Mayoritas jemaah, yakni 386 orang, berasal dari Provinsi Maluku Utara.
Selain itu, terdapat 10 orang jemaah dari Kabupaten Gowa, dan satu jemaah mutasi masuk dari Kabupaten Pinrang. Kloter ini juga didampingi oleh enam orang pendamping yang bertugas membantu kelancaran ibadah para jemaah.
PPIH Embarkasi Makassar terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah, termasuk memastikan kesiapan fisik dan mental jemaah.
Sumber: AntaraNews