Polres Metro Bekasi Perkuat Edukasi Narkoba di Kampung Kavling, Jaga Generasi Bangsa
Polres Metro Bekasi gencar melakukan edukasi bahaya narkoba di Kampung Kavling, Cikarang, untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika dan memperkuat ketahanan masyarakat.
Polres Metro Bekasi mengambil langkah proaktif dalam memerangi peredaran narkotika dengan memperkuat edukasi di Kampung Kavling, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Upaya ini bertujuan untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkoba serta obat-obatan terlarang yang meresahkan masyarakat. Kegiatan edukasi ini merupakan kelanjutan dari operasi senyap yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah tersebut untuk mengamankan pelaku narkotika.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Polisi Sumarni, menegaskan bahwa edukasi ini adalah respons strategis kepolisian. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika yang kian mengkhawatirkan, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Kampung Kavling. Kehadiran aparat kepolisian secara langsung di tengah warga menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir untuk melindungi generasi dari bahaya zat adiktif.
Kegiatan sosialisasi yang bertajuk "Sosialisasi Dampak Buruk Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba Obat-obatan Terlarang dan Berbahaya" ini dipusatkan di SDN Cikarang Kota 01. Acara yang digelar pada Jumat (6/2) ini berhasil menarik perhatian sekitar 300 warga setempat, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba.
Perkuat Ketahanan Masyarakat Melalui Edukasi Intensif
Kombes Polisi Sumarni menjelaskan, pihaknya menerapkan pendekatan tegas dan humanis dalam upaya memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Kampung Kavling. Edukasi ini menjadi langkah lanjutan yang esensial untuk memberikan penekanan serius terhadap bahaya peredaran narkotika.
Kegiatan yang melibatkan ratusan warga ini tidak hanya sekadar penyampaian informasi, tetapi juga menjadi wadah interaksi langsung antara kepolisian dan masyarakat. Melalui edukasi, diharapkan warga Kampung Kavling memiliki imunitas dan kesadaran hukum yang kuat. Kesadaran ini penting untuk menolak segala bentuk peredaran narkoba di lingkungan mereka.
Langkah ini merupakan respons strategis kepolisian untuk memperkuat ketahanan masyarakat (community resilience) terhadap ancaman narkotika. Ancaman ini semakin mengkhawatirkan, terutama di kawasan padat penduduk seperti Kampung Kavling. Sebelumnya, Polres Metro Bekasi juga telah melakukan operasi senyap di Kampung Kavling dan berhasil mengamankan beberapa pelaku narkotika.
Sinergitas Pilar dan Peran Aktif Warga Berantas Narkoba
Dalam arahannya, Kombes Sumarni menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya bisa dilakukan melalui penegakan hukum (represif). Upaya penegakan hukum harus diimbangi dengan langkah pencegahan (preventif) yang masif dan berkelanjutan di tengah masyarakat. Edukasi menjadi benteng pertama dalam melindungi generasi bangsa.
Edukasi ini menjadi kunci untuk memastikan warga Kampung Kavling memiliki pemahaman mendalam tentang bahaya narkoba. Mereka juga diharapkan memiliki kesadaran hukum untuk secara aktif menolak segala bentuk peredaran narkoba di lingkungan mereka. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam melindungi masyarakat.
Bersamaan dengan kegiatan edukasi tersebut, Polres Metro Bekasi juga memberikan bantuan sosial sebanyak 300 paket sembako kepada warga. Setiap paket sembako berisi beras lima kilogram, minyak satu liter, mi instan lima bungkus, dan telur 10 butir. Pemberian sembako ini merupakan bentuk perhatian Polri kepada masyarakat, sekaligus ajakan untuk berperan aktif dalam menyatakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Sinergitas tiga pilar terlihat jelas dengan kehadiran berbagai pejabat dalam kegiatan ini. Turut hadir mendampingi Kapolres antara lain Asda Kabupaten Bekasi Hudaya, perwakilan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi Juhandi, Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Surya Wijaya, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Arief Kurnia. Selain itu, hadir pula Danramil Cikarang Mayor CKE Jaya Bakir, Camat Cikarang Utara H. Enop Can, dan Kepala Desa Cikarang Kota R.A. Gunawan. Kehadiran para pejabat ini menegaskan bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.
Sumber: AntaraNews