Polda Bali Telusuri Rompi Polisi dan Pistol Dipakai Geng Bule Bertopeng yang Rampok WN Ukraina di Bali
Aset kripto WN Ukraina bernama Igor Iermakov senilai Rp3,4 miliar ikut raib.
WNA berkewarganegaraan Rusia, Ukraina dan Kazakshtan menculik dan merampok WN Ukraina, Igor Iermakov, di Bali. Aset kripto korban senilai Rp3,4 miliar ikut raib.
Video penculikan korban viral di media sosial. Korban yang saat itu sedang naik mobil ditemani sopirnya tiba-tiba diadang dua kendaraan roda empat.
Mereka dipaksa keluar dari mobil dan berpindah ke kendaraan pelaku. Tampak empat orang pengadang yang keluar dari mobil Alphard hitam mengenakan rompi hitam dengan tulisan 'polisi' dan menenteng pistol.
Pihak kepolisian Polda Bali mengatakan sedang akan menelusuri soal pistol dan rompi yang digunakan beberapa pelaku.
"Semua akan mengarah ke sana. Nanti kita dalami, rompi polisi bisa didapat dimana-mana. Yang jelas Polda Bali dan Polri secara umum tidak punya rompi semacam itu," kata Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy, saat ditemui di Mapolda Bali, Jumat (31/1).
Sampai saat ini, baru satu orang terduga pelaku ditangkap berinisial KA (30), WNA Rusia. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa dan didalami perannya.
"Kita belum bisa pastikan apakah betul orang-orang ini ada kaitannya dengan peristiwa itu apa tidak. Yang penting orangnya kita panggil dulu, kita periksa kita dalami," imbuhnya.
Pihak kepolisian juga belum mengetahui, apakah sembilan terduga pelaku adalah anggota geng kejahatan internasional. Termasuk apakah antara pelaku dan korban saling kenal.
"Kenal tidaknya kita masih dalami. Cuma yang bersangkutan dapat informasi juga si A si B. Yang jelas itu yang dilaporkan menjadi titik awal kita melakukan penyelidikan," katanya.