Kasus Dugaan Penculikan Warga Ukraina di Bali, 10 Saksi Diperiksa Polisi
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy mengatakan, dugaan penculikan warga negara asing telah dilaporkan rekan korban pada Minggu (15/2).
Polda Bali telah memeriksa 10 saksi kasus dugaan penculikan seorang warga Ukraina bernama Ihor Komarav (28). Ihor sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga diculik sejumlah orang tidak dikenal di daerah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy mengatakan, dugaan penculikan warga negara asing telah dilaporkan rekan korban pada Minggu (15/2).
"Sudah dilaporkan tanggal 15 di Polsek Kuta Selatan. Dilaporkan tengah malam oleh salah satu teman dari pada korban yang diculik ini," kata Ariasandy di Mapolda Bali, Selasa (24/2).
Penyelidikan Polisi
Menurut Ariasandy, kasus dugaan penculikan tersebut masih ditangani tim Polresta Denpasar, Polsek Kuta Selatan dan dibantu Polda Bali.
"Kita sudah turun ke lapangan. Sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan, mengumpulkan alat bukti dan segala macam. Intinya tim kita sudah bekerja, mudah-mudahan waktu yang tidak begitu lama kita bisa ungkap kasusnya," ujar dia.
Ariasandy mengatakan, kepolisian belum bisa memastikan korban dilaporkan hilang terkait mafia atau kejahatan lainnya.
"Kita kan belum tahu kaitannya dari mana-mana. (Yang melapor) salah satu kawannya laki-laki yang berada di TKP pada saat kejadian," kata Ariasandy.
Ariasandy menuturkan, kepolisian masih menelusuri video viral dibuat korban di Bali atau bukan. Namun apabila melihat visa, korban datang ke Bali untuk berwisata dan saksi telah diperiksa 10 orang.
"Ini masih dalam rangka lidik. Kita berupaya mencari sumber-sumber valid sehingga kita bisa mengungkap kasus ini dan segera mengamankan pelaku, termasuk menyelamatkan korban," ujar Ariasandy.
Pengakuan Pelapor
Menurut dia, dari keterangan pelapor atau teman korban menceritakan saat itu pada Minggu (15/2) siang bersama korban dan dua temannya mengendarai sepeda motor ke daerah Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
"Pengakuan temannya, dia mau melatih si kawannya ini mengendarai kendaraan roda dua ditanjakan. Pada saat menuju ke tempat yang mereka akan latihan itu, ternyata kawannya yang satu ini melihat dua orang kawannya tidak kelihatan di belakang," ujar dia.
Setelah itu ada salah satu temannya merapat menyampaikan bahwa mereka diserang orang tidak dikenal. Kemudian setelah itu pelapor bersama-sama ke TKP dan korban sudah tidak berada di tempat.
"Cuma ditemukan ada beberapa barang-barangnya, termasuk ponsel dan tas, yang kemudian diamankan oleh kawan si korban ini, lalu dilaporkan ke kita. (Dilaporkan) malam hari sekitar jam 11 malam," ujar Ariasandy.
Sebelumnya dilaporkan dugaan penculikan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan. Selain itu beredar video dan klaim permintaan tebusan fantastis sebesar US$10 juta.
Dari informasi yang beredar menyebutkan korban tersebut hilang saat berada di Bali. Tak lama berselang, muncul rekaman video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria diduga korban dalam kondisi terluka dan memohon bantuan uang kepada keluarganya.